We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Triangle (On Going)

Triangle (On Going)

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 14, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku mencintai nya" "Mengapa tidak kau ungkapkan?" "Itu karena dia telah jatuh cinta kepada seseorang" "Siapa itu?" "KAU" "Aku menyukai nya tetapi dia telah menaruh perasaan pada seseorang, seseorang yang sangat dekat dengan ku bahkan orang itu sudah ku anggap seperti SAUDARI ku sendiri." ~ Emma "Banyak yang mengatakan bahwa kami pasangan yang cocok. Tentu aku senang mendengarnya hehe... Tapi apakah dia senang ketika mendengar penuturan itu?" ~ Zen "Sejujurnya aku saat ini tidak menaruh perasaan kepada siapa siapa tetapi aku bisa menyadari siapa saja yang menaruh perasaan kepadaku. Ya benar! sepertinya DIA menaruh perasaan kepadaku! Mulai dari tatapan, tutur katanya, dan perilaku nya membuat ku menyadari hal itu." ~ Vika
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf' (Revisi)
  • Let Go
  • Can This Be Just You And Me ✔️
  • Hey, we're just friend [Hoonsuk]
  • HAKANA (Boundaries Were Never Our Thing)
  • Guard Your Hearts
  • Cinta Berbalut Puisi

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

More details
WpActionLinkContent Guidelines