FINDING SOULMATE

FINDING SOULMATE

  • WpView
    Reads 23,781
  • WpVote
    Votes 546
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Fri, Nov 6, 2015
Finding soulmate, menemukan belahan jiwa terdengar biasa, dan mudah, karena hampir semua manusia melakukannya. Tapi ada beberapa orang harus melalui jalan yang tidak biasa. Jalan berliku, berlubang bahkan berputar-putar seperti labirin, bahkan hanya untuk menemukan sekedar teman hidup. Zia tidak tahu kalau dia sudah tertidur selama empat hari, tidak sadarkan diri. Bahkan jantungnya yang sempat berhenti berdetak dua kali, Zia tidak tahu itu. "Aku tidak mungkin meninggalkan Zia sendiri, dia masih lemah..." kata David "Ya sudah ..., terserah kamu. Kalau kamu tidak datang ... kita putus!" Dara menutup telponnya. "Gue ke sini karena mau menertawakan kebodohan loe ...," Kata Evan tajam dan sadis "..., dalam cinta apa sih yang loe cari? Kebahagiaan, kan? ... kalau ada cinta yang buat loe tidak bahagia, itu cinta yang tidak sehat namanya ... Loe bebas memilih hidup dengan cinta yang tidak sehat atau loe bergerak bahagia!" Qhilla berkata mantap "Kamu terlalu fokus pada sebuah bayangan di depan kamu, kamu tahu, Zia! Jika saja kamu mau menoleh, maka kamu akan melihat begitu banyak kebahagiaan yang bisa menghampiri kamu dan bisa buat kamu bahagia." Kata dr. Alya lembut Zia, gadis tingkat tiga di sebuah Fakultas Seni yang terjebak dalam pusaran perasaan dengan mencintai sahabatnya sendiri. Tujuh tahun memendam cinta, akhirnya Zia sadar kalau dia harus keluar dari pusaran itu. Jika tidak, bukan hanya dia yang terluka, tapi sahabatnya dan seseorang yang mencintai sahabatnya. Sebuah kesempatan datang, kesempatan yang bisa memberikan Zia alasan untuk pergi menjauhi David. Akan tetapi, di saat Zia sudah membulatkan tekatnya, David mulai merasa kehilangan sosok Zia yang selalu ada di dekatnya. Dia mulai resah dan kebigungan. Bagai air yang mengalir, cerita Zia pun bergulir. Sama halnya Zia, para sahabatnya pun memilki kisahnya sendiri, kisah bagaimana mereka menemukan seseorang yang bisa mereka sebut Soulmate. Cerita ini sebagian diPrivasi efek krn mirror situs dulu.
All Rights Reserved
#190
evan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY LOVE STORY
  • Ketukan Takdir
  • CREATING LOVE
  • DUA PULUH LIMA
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓
  • Antara seamin dan seiman
  • Meneroka Jiwa
  • FRIENDzone (Completed)

"Ketika cinta dibalas dengan ketidak pastian, disitu pula Aku jatuh cinta dengan seribu ketakutan. Takut akan kehilangan, takut akan ditinggalkan dan takut akan dipisahkan.. Oleh sang Pencipta." #aurelnatalie .... Selamat datang di Kisah Cintaku.. Ini adalah kisah seorang Remaja Wanita dan Remaja Laki-laki yang saling mencintai. Berawal dari Sahabat, sekarang menjadi cinta. Bukan hanya dari mata turun ke hati, tapi dari sahabat turun ke pacaran. Kevin Alvian dan Aurel Natalie. Dua Remaja yang sudah mulai merancang masa depan mereka. Remaja yang berfikir akan hidup berdua selamanya. Remaja yang menginginkan hidup bahagia tanpa ada lika-liku yang menerpa. Namun tidak mungkin. Kehidupan adalah Lika-Liku yang terjal. Tanpa Lika-Liku, kehidupan terasa hambar. Benar? ... "Jadi?" tanya Kevin membuat dahi Aurel berkerut. "Jadi?" tanya balik Aurel yang membuat Kevin terkekeh, "Jadi, lo mau gak jadi pacar gw?" tanya Kevin. Jantung Aurel berdetak bagai habis lari maraton. Bagaimana ini, apa ia langsung menerima atau jual mahal dikit? Terima kali ya, nanti di kira sombong. Aurel tersenyum dan mengangguk, dan itu membuat senyuman Kevin semakin lebar. "Tankyu, pacar." ucap Kevin masih dengan senyumannya. ... "Takdir jahat gak sih, Kak?" tanya Aurel. Arka tersenyum dan mengangguk. "Iya. Jahat banget bahkan. Tapi di balik jahatnya takdir, itu ada hikmahnya buat kita." "Ya itu.. Kita dapat sabar menerima cobaan atau ketentuan Tuhan." lanjut Arka. Aurel kembali menitikan air matanya. Arka menarik Aurel kedalam dekapannya dan ikut menitikan air mata. "Jangan nangis.. Dia gak mau liat kamu nangis." Bukannya berhenti, justru Aurel semakin menangis deras. ººº Follow dulu akunnya, lalu simpan perpustakaan ceritanya. Agar enak ketika aku publish, kalian langsung baca:")

More details
WpActionLinkContent Guidelines