Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
PRIME
  • WpView
    Reads 1,350
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 10, 2017
Aku menarik napas panjang, membuangnya lalu menariknya lagi. Astaga, ini berlangsung mungkin ribuan kali. Namaku sebentar lagi akan di panggil. Kalian harus tahu, di acara pembuka ini seluruh pangeran dan putri kerajaan akan di panggil namanya untuk keluar dari sebuah pintu berwarna putih dengan gagang emas yang sangat besar. Mereka akan keluar dan melambaikan tangannya, yang berarti mereka sedang di perkenalkan dengan peserta lainnya dan para mentor di sini. Aku emneguk ludahku. Sudah ada sekita dua pulu peserta di sebutkan dan habis ini adalah giliranku. Tuhan, hilangkan jejakku saat ini saja. "Princess Annabelle Rose, dari kerajaan Salverda di selatan Amerika. Putri dari Raja Dominic Nonso Summit dan Ratu Bryanea Rose Summit" Aku menelan ludahku, mengerjapkan mata lantas menarik napas panjang. Aku bergulat dengan pikiranku, dan pintu di hadapanku terbuka. Semua orang yang berada di ruangan besar ini memandangku dengan pandangan yang aku tak tahu apa artinya. Seorang pangeran tersenyum, dan saat itu juga kulihat mereka semua tersenyum menatap diriku. Aku melambaikan tanganku di udara, dan dibalas dengan anggukan sopan dari semua peserta, apa ini memang aturannya?. Aku menuju tangga melingkar di sisi kanan pintu, dengan pilar beton yang mengkilat, aku menempelkan telapak tanganku, menyusuri likuan pembatas tangga ini. Seorang laki-laki dengan baju kerajaan berwarna merah menghampiriku, berusaha membantuku saat aku mencapai anakkan tangga. Ia mengulurkan tangannya, ingin sekali menerima uluranku, eh? Aku tersenyum manis, sungguh kelewat manis kubuat saat ini. Menerima uluran tangannya dan berjalan dengan penuh kehati-hatian karena gaun panjang yang membuatku merasa bodoh saat ini.
All Rights Reserved
#932
sean
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HAGA : Becoming the Father of the Villain Twins
  • Berandalan dan Si Kemayu (HIATUS)
  • KING
  • Bertemu dengan Creepy Pasta [Creepypasta x Black Wolf] - Black Wolf Season II
  • Memory and Queen
  • Reborn; I Became a Child
  • MAGNANIMOUS(Complated✔)
  • Edgar Vaske

Haga jadi ayahh?? [KARYA AKU ASLI YA. BUKAN TERJEMAHAN] Haga tadinya adalah seorang laki-laki biasa yang bekerja keras sedari remaja untuk menghidupi dirinya dan adiknya. Namun, sekarang Haga malah bertransmigrasi ke novel yang sering dibaca oleh adiknya. Yang lebih buruknya lagi peran Haga adalah seorang ayah yang sering mabuk-mabukan, memukuli orang, bermain dengan banyak wanita, dan melakukan kekerasan. Ditambah lagi, ia harus menjadi seorang ayah dari kedua anak kembar yang di masa depan akan menjadi antagonis dalam novel tersebut. Ini seriusann??? -Haga **** Ayah" suara anak kecil membangunkan Haga yang sedang tertidur. "Ayahh" panggilnya lagi membuat Haga merasa risih. "Ava lapar, ayah" suara anak kecil itu masih memenuhi telinga Haga. "Kalo laper masak lah" Haga yang tadinya masih tertidur dalam posisi telentang, langsung membalikkan badannya hingga memunggungi asal suara. "Tapi nggak ada makanan yang bisa dimasak, Ayah. Kian butuh makan, badannya panas" "Ayah, Ava mohon. Kian sakit. Harus makan" "Ayah" tidak henti-hentinya anak kecil itu menganggu Haga. Haga tadinya merasa risih dan kesal karena tidurnya diganggu. Namun, tak lama ia merasakan ada hal yang aneh. 'Ayah??' Mengapa ada yang memanggilnya ayah? Mana mungkin adiknya memanggil dirinya ayah 'kan. Menyadari keanehan itu, Haga langsung membuka matanya. Ia dapat melihat seorang anak kecil perempuan dengan badan yang sangat kurus dan tubuhnya penuh luka. Rambut panjangnya yang berwarna pink bergelombang juga terlihat kusut tidak beraturan. "Kamu.... siapa?" ⚠️ Warning ⚠️ - Slow update - Buat yang mau plagiat, hushhhh sana jauh-jauh, pergi dari sini

More details
WpActionLinkContent Guidelines