SAJAKITA

SAJAKITA

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 19, 2023
WpInfo
Poetry
Holla! Disini kita menyelami bait-bait kehidupan yang tidak selalu lurus, tidak selalu halus. Perjalanan yang tentunya butuh usaha dan keringat dibalik setiap tarikan bibir menjadi sudut lengkung, senyum. Bersama, kita syukuri hidup, kita berterimakasih pada Tuhan yang sudah memberi kita hidup. Selamat berehat ©zedd 2023
All Rights Reserved
#160
diary
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Lembut Seperti Doa
  • TITIK TUJU
  • Alam Berkisah
  • alunan diksi (sudah Terbit)
  • Renjana Lara [ Slow Update ]
  • BAPER {SELESAI}
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Indonesian Poetry

Dalam pusaran semesta, Naray ńa Ascella dihadapkan pada sosok laki-laki yang hadir bak angan tentang malaikat berwujud fana. Dalam keheningan dunia yang meredup, ia muncul menjadi penawar, menjadi rumah di saat semua pintu tertutup rapat. Lelaki itu membimbing Rayna menelusuri liku-liku, menuju bahagia untuk dijamah. Ia menyulam keberadaan menjadi jalan setapak yang memimpin Rayna pada lentera, pada pengharapan yang terselip di ruam-ruam gelap. Namun Rayna sadar, tiada sesuatu yang abadi. Karenanya ia tak berhenti memohon agar semesta mengulur waktu, memberi ruang bagi mereka merajut kisah yang tertunda. Rayna ingin menyambut senja, menjahit puisi-puisi rindu, dan menyusun seluruhnya untuk pria yang menyandang pusat semestanya.. El Léor Arnawama Auriga. ___________________ Hanya sebatas kisah ilusi, Terimakasih telah menikmati... ___________________ 🏆rank 1 in #sanskerta 1 in #antologi 1 in #bait 1 in #usai 1 in #prosa

More details
WpActionLinkContent Guidelines