Biarkan Aku Pergi (END)

Biarkan Aku Pergi (END)

  • WpView
    LECTURAS 111,816
  • WpVote
    Votos 6,826
  • WpPart
    Partes 48
WpMetadataReadConcluida sáb, may 28, 2022
Adikku eunha memang gadis yang manis sejak dulu, ia adalah putri kesayangan Mom dan Dad. Berbanding terbalik denganku yang selalu mandiri sejak kecil, karena kasih sayang Mom dan Dad memang sepenuhnya mereka curahkan untuk eunha selama ini. Jarak usia kami hanya berbeda 2 tahun namun wajahnya yang baby face membuatnya jauh lebih muda dari usianya sekarang. Kini ia memeluk tubuhku erat, harum bunga chamomile tercium begitu jelas ditubuhnya yang mungil. "Bagaimana kabarmu, Eunha? Apakah kau bahagia?" Tanyaku membalas pelukannya.
Todos los derechos reservados
#23
lizkook
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rule of Marriage
  • Euphoria ✔️
  • SO FAR AWAY [M] 🔞
  • ARRANGED MARRIED
  • Complete Husband ; ek
  • (Love bond) IKATAN CINTA (END)
  • My Tsundere Boy -S2- | Lizkook
  • JENLISA - LOLIPOP (Gip) ✔️
  • MY HOMEMATE (SEQUEL)
  • Eunu mau bunda baru, yah!!!!!

"Aku tidak akan menikah denganmu!" "Kalau kita menikah, kamu bisa menidurku semaumu!" jerit Jennie. Ketika kalimat itu keluar dari bibirnya, Lalisa menghentikan langkahnya. Jennie pun merasa seperti menemukan harapan lagi! Oh, tidak heran, Lalisa sudah berusia 30, jadi, sangat wajar dirinya bernafsu. Mengatainya bocah? Lalisa hanya tidak tahu, seberapa besar ukuran payudaranya. Diam-diam, Jennie tersenyum. Ia tahu tubuhnya sangat bagus, itulah mengapa ia tidak ragu menjadikannya tawaran terakhirnya. Ia juga tahu, Lalisa tetaplah manusia yang akan luluh kalau melihat pemandangan yang menyenangkan mata. "Berubah pikiran?" tanya Jennie, seraya membusungkan dadanya, menunjukkan kemolekan bagian tubuh yang sangat tidak mungkin diabaikan itu. Pandangan akhirnya Lalisa bergerak, kini menatap sepenuhnya pada bola mata Jennie yang terus menatapnya penuh godaan. Untungnya, ia masih mampu mempertahankan ketegasannya saat menatap gadis di hadapannya ini. Ia pun berkata. "Jangan rendahkan harga dirimu hanya demi mendapatkan sesuatu."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido