Morning Dream

Morning Dream

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 26, 2022
Ketika sedang sibuk memikirkan siapa lelaki ini sambil memandanginya tiba-tiba matanya terbuka dan anehnya dia tidak tampak terkejut dengan keadaanku yang sedang memandangi wajahnya sekarang. . "sudah bangun?" dengan suara serak khas orang bangun tidur dan mata yang mengerjap menghilangkan kantuk dia bertanya. Dan itu dilakukannya seperti mengatakan pada orang yang saling mengenal. . Aku tak menjawab. Aku hanya memandanginya dengan pertanyaan dalam diri yang bertambah. Dia mengenalku? Bagaimana? Dimana? Dan sejak kapan? Siapa manusia ini? . Ketika sudah sepenuhnya sadar dia duduk dari tidurnya menatapku yang tak berpaling memandangnya sedetik pun dari dia bangun. Menghadapkan tubuhnya di depanku lantas tersenyum cerah yang setelahnya memelukku erat. Aku tak mencoba melepaskan pelukannya. Aku cukup terkejut dengan tindakannya dan hanya bisa duduk kaku di pelukannya. . . Berpelukan? Aku? Dengan seorang laki-laki yang tak pernah aku kenal? Di kamar? Dengan keadaan duduk di atas ranjang? Setelah sebelumnya tidur bersama? Serius? Apakah ini nyata? ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kinara, Penipuan Cinta
  • jadi orang tua itu gak gampang
  • ATASANKU [ON GOING]
  • POSITIF (END)
  • BAGAIMANA MALAM INI? KAMU SUKA? [END]
  • Obsessive Love Disorder ✔️
  • Meant To Be
  • the protektif wedding
  • [COMPLETED] 7 Days
  • The Lawyer's Wife

Perpaduan antara genre Romance dan Thriller "Hey kamu kenapa Raka? Kenapa mukamu ditekuk begitu?" Aku menepuk pipi sahabatku, Raka adalah sahabat baikku sejak orok. Dia mendengus, tapi sesaat kemudian aku melihat mimik sedih dari sorot matanya. Dia kenapa? "Ada apa?" tanyaku heran. Dia tersenyum, tapi sepertinya senyuman yang dia paksakan. "Jangan bilang, kamu jatuh cinta padaku? Lalu patah hati saat tau akhir bulan ini aku akan menikah dengan Ayang Hasbi? Oh no!" pekikku, yang hanya bercanda saja. Tapi aneh, karena dia hanya diam saja. Biasanya, dia akan balas menggodaku. Kenapa dia? Eh, apa ini. Raka menangkup kedua pipiku, yang membuat hatiku berdebar keras. Aneh, sungguh aneh! Aku kenapa? "Cepatlah sembuh, kembali menjadi Kinarnya aku. Kinara, Kinarnya Raka," dengan tatapan penuh kesedihan, dia berkata. Membuatku bingung! Dia kenapa? Raka kenapa? Apa yang sebenarnya terjadi antara Kinar dan Raka? Apakah Raka memang menaruh hati kepada Kinar? Lalu, apa maksud perkataan Raka yang mengatakan kepada Kinar agar cepat sembuh dan kembali seperti dulu? Ada banyak misteri selain kisah cinta romantis dalam cerita ini. Ada penipuan cinta, pengkhianatan, rahasia yang terkuak, dan ketulusan cinta dari seseorang yang tak terduga. Penasaran? Simak ceritanya, hanya di mirastory.

More details
WpActionLinkContent Guidelines