Montir Hati 2

Montir Hati 2

  • WpView
    Membaca 25,263
  • WpVote
    Vote 2,229
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Okt 26, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Hon, ayo kita tambah anak," ucap Meisya sambil berbaring di atas dada suaminya. "Udah berapa kali sih kita bahas ini?" "Kenapa sih, Hon? Aku tuh sehat-sehat aja. Arga udah besar lho, kamu gak mau punya bayi lagi?" "No! Udah ya, aku mau mandi! kata Bara lalu bangkit dari kasur. Percakapan seperti ini entah sudah berapa kali terjadi, tetapi keduanya tetap tidak mencapai kesepakatan. Meisya ingin punya anak lagi, sementara Bara merasa cukup dengan satu anak saja. Ia tidak mau lagi merasakan perasaan hampir mati karena kehilangan Meisya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#34
alnira03
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • barefoot, pregnant, and in the kitchen [completed]
  • AZRAN DENGAN KISAH NYA
  • [SELESAI] Jika Tidak Denganmu. Maka Tidak Dengan Orang Lain [Season 1 & 2]
  • Takdirku Adalah Bersamamu
  • May am I ???
  • Suami Adikku, Ayah Anakku
  • DUDA TAMPAN
  • Angel To Raya (END)

Dunia ini sangat keras dengan perempuan, apalagi bila di masa lalunya terdapat sebuah aib besar 🌟🌟🌟 Mengandung di usia muda karena gaya berpacarannya yang bebas, Zia otomatis menghancurkan kehidupannya sendiri. Mulai dari kehilangan orang tua, berhenti sekolah dan dicemooh orang - orang sekitar, perlahan dia terima usai aibnya itu terkuak. Belum lagi kekasihnya, Elang yang tidak mau bertanggung jawab membuat hidup dia semakin sulit. Seiring bertambahnya usia wanita itu, karena menjadi orang tua tunggal tidaklah mudah, Zia mulai bertekad mencari ayah untuk sang buah hati. 'Hanya bisa menerima masa lalunya' cukup dengan satu syarat tersebut siapapun orangnya pasti akan dia terima, pikirnya. Sempat yakin akan ide tersebut, saat dijalani ternyata Zia justru cuma mendapat luka yang lebih alih - alih calon suami, sebab tak semua lelaki bisa menerima masa lalu buruk pasangannya, begitupun keluarga mereka. "Tentu, aku ingin bahagia, tapi bila mereka terus mempermasalahkan masa lalu apa aku perlu mempertahankan keinginanku untuk menikah?" - Zia Cassiopeia "Jangan menyukaiku, lukaku belum kering, kamu bisa saja ikut menderita karenanya!" - Raden Elang Aghastya "Semua orang punya masa lalu yang buruk, gak terkecuali aku, jadi gakpapa mencoba bangkit lagi dengan bantuan orang lain dan berharap bahagia!" - Garuda Biantara "Aku janji gak akan menuntut apapun darimu, aku bicara begini hanya mau kamu tahu perasaanku selama kita saling berinteraksi dan bertemu supaya aku gak canggung lagi!" - Luna Rea Nanda

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan