Expecting Without Anything

Expecting Without Anything

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 4, 2026
Dan, di tengah keramaian itu, dengan disguise charm yang aku gunakan, seorang perempuan jatuh ke dalam pelukanku. Dan, di tengah keramaian itu, semerbak wangi bunga khas The Burrow kembali terhirup setelah sekian purnama aku kehilangannya. Dan, di tengah keramaian itu, suara lembutnya meminta maaf padaku. Dan, di tengah keramaian itu, suara lembutnya berterima kasih padaku. Dan, di tengah keramaian itu, perempuan yang baru saja jatuh ke dalam pelukanku adalah Ginny Weasley, dengan perutnya yang membuncit. Dan, benar kata orang, jika perempuan sedang mengandung, aura dan kecantikannya semakin terpancar. Dan, setelah jutaan detik jantungku kembali berdetak, aku kembali hidup. Ginevra Molly Weasley telah ditemukan.
All Rights Reserved
#2
ginnyweasley
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Last Hope - Cawooz
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • ASI Nona Biga (Taekook -GS) (End)
  • The Servant [James Harem]
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Justine
  • Pécher (ARARINE) ☑︎

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines