Bi, Barish Rain

Bi, Barish Rain

  • WpView
    Reads 161
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 24, 2022
Bi, Barish, Rain sebuah fanfic yang menghadirkan sebuah cerita kasih sayang seorang wanita terhadap keluarganya. Fanfic ini mungkin tidak semenarik fanfic romance lainnya, namun author berharap fanficf ini mampu menghadirkan cerita novel dengan bahasa yang sederhana. Seperti munculnya pelangi yang indah dibalik hujan, seperti itulah tema cerita fanfic ini. Ide, alur dan plot murni pemikiran author, all cast belongs to God, their parents and their agency, enjoy it readers ^^ Dengan segenap cinta -Author by : Dina- Poster by rosaliaaocha
All Rights Reserved
#78
kimmyungsoo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is It Home ?
  • I Don't Know How I Love You (Completed)
  • Pelangi Di Matamu
  • Angels and a Girl {BTSZy} [END]
  • a RAINBOW
  • Raina
  • Tragedi Cinta! - BTS [Short]
  • Stupid In LOVE
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • Rianbow [SHS 1]

[SUDAH DIBUKUKAN, GET ON SHOPEE Choko Publisher "Kenapa yah? Karena abang anak pertama ya?", -- "Emang pernah kalian nganggep aku ada?" ___________________________________________ "Dia bukan papa lo, lo harusnya tau diri",-- "Emang ga seharusnya gue disini, kehadiran gue cuma ngrusak kebahagiaan dia. Gue pamit",-- ___________________________________________ "Lo bisa ga sih gausah aneh-aneh, lo yang bertingkah, tapi gue yang selalu kena imbasnya. Lo sih enak jadi bungsu, mama papa juga gabakal marah ke lo" "Siapa bilang ? Gue juga pengin pergi bebas kaya lo bang, gue cape terus-terusan belajar, gue juga pengin bebas kaya lo" "Gue bukan dibebasin, tapi gue di usir. Itu juga gara-gara lo, bungsu", ___________________________________________ Ia tahu dan sadar dengan posisinya. Ia lahir sebagai seorang sulung yang dipaksa untuk terus melebarkan bahunya, yang harus selalu kuat mentalnya, yang punggungnya harus selalu siap untuk dijadikan sandaran bagi saudara-saudaranya, juga harus selalu siap memikul harapan orang tuanya. Tapi ia juga manusia, ada masanya ia lelah dan perlu sandaran seperti yang biasa ia lakukan. Ada kalanya ia merasa ingin menyerah dan lari dari semua masalah yang mendera. Bungsu, orang selalu bilang menjadi seorang bungsu adalah suatu keberuntungan, dimana bungsu biasanya selalu diutamakan dan identik dengan julukan "anak kesayangan" Tinggalkan soal bungsu dan sulung, bagaimana dengan anak tengah? Apakah nasibnya sama buruknya dengan si sulung atau bahkan lebih baik dari pada si bungsu? Masih tentang semesta dan kejutannya, entah skenario apa yang semesta buat kali ini, yang pasti adalah satu hal. Tak semua yang kamu lihat sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya. Menjadi bungsu tak selamanya indah, begitupun dengan menjadi sulung.

More details
WpActionLinkContent Guidelines