Shubuh Itu Terbit dari Sepasang Matamu

Shubuh Itu Terbit dari Sepasang Matamu

  • WpView
    Reads 949
  • WpVote
    Votes 366
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 7, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Abdurrahman ialah seorang pemuda yang gigih, cerdas, dan berakhlak mulia. Lahir dari keluarga yang amat sederhana. Menghabiskan sebagian besar perjalanan kisahnya di sebuah pondok pesantren yang amat bijak perangainya. Pada suatu ketika yang teramat rahasia kisahnya, mawar tiba-tiba saja tumbuh dalam hatinya. Hanya setangkai, namun sekebun sekalipun akan mabuk akan keharuman mawar itu. Mawar itu ialah sebagai rumah bagi satu nama santriwati. Gadis yang lembut, cerdas, berkepribadian tinggi, serta berakhlakul karimah. Perihal cinta, terkadang memang selalu seperti bayang-bayang. Dan begitu juga yang Abdurrahman rasakan dalam perjalanan hidupnya. "Oh, Laila. Inikah cinta. Tahukah kau. Aku sering tiba-tiba merasa hujan datang, meski malam terang benderang". Kisah ini akan tertuju pada satu nama utama yaitu Abdurrahman, tentang perjuangannya dalam mewujudkan segala cinta serta cita-citanya. . Terang terbit, dari sesungging senyum, yang meredam api, jadi tumpukan arang-arang. Selamat membaca, semoga berbahagia.
All Rights Reserved
#374
katahati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kisah 60 Hari (SELESAI)
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • Ustadz Atau Gus?
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • Cinta yang Taat
  • Senja Untuk Amara (TAMAT)
  • Menggenggam Ranting Patah
  • Gus Bara
  • Takdir Cinta

Siapa yang tidak menginginkan kehidupan remajanya bebas dan mengisinya dengan hal-hal terindah? Isrina Aulia, korban dari keegoisan orang tuanya yang berambisi menjodohkannya dengan orang kaya di desa. Gadis itu terpukul, orang tuanya menghalalkan segala cara demi terciptanya keinginan itu. Sementara, mereka tidak pernah memikirkan masa depan dan perasaannya. Dia tidak dibiarkan memilih jalan hidupnya sendiri, dan dia tidak dibiarkan memilih lelaki untuk dijadikan tambatan hati. Lalu, bagiamana kisahnya ke depan? Setelah dikenalkan dengan cinta oleh seorang gus di pesantren, akankah ia tetap manut menjalani perjodohan, atau memilih memperjuangkan cintanya dan berakhir membangkang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines