Sekedar Penasaran

Sekedar Penasaran

  • WpView
    Membaca 57
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jun 24, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
Erin anantasya Prama,itu lah nama gadis itu,gadis yang takut akan mengenal cinta,dan membangun sebuah hubungan. Hingga suatu hari dimana ia bertemu dengan seorang pria,yang membuat gadis itu bisa mengenal akan cinta,dan membangun sebuah hubungan.Sampe dimana pria tersebut,menghilang dan menigalkan Erin begitu saja. Yang membuat gadis itu,hancur sehancur-hancurnya,dan mulai melakukan hal bodo yang mengancam ke selamatan gadis itu.Ia merasa bahwa semua yang datang hanya sekedar penasaran akan dirinya,dan setelah itu mereka semua akan pergi menigalkanya,sama seperti ayahnya yang menigalkan ibu begitu saja
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#539
airmata
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Along The Wound (Tahap Revisi)
  • Hati Yang Terkuci
  • Aksareya
  • The first kiss and the last (Tamat)
  • Dermaga bagi Hati yang Karam || Naline
  • Express Love
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • AIRIN

Ayla Neera Gracia, yang akrab disapa Ayla, telah menyimpan perasaan terhadap seorang pria bernama Gio Gracion Kendrick sejak lama. Selama masa SMP, Ayla secara intensif mencari informasi tentang Gio, termasuk nomor telepon dan data pribadinya. Setelah upaya yang gigih, Ayla akhirnya berhasil mengumpulkan informasi yang diinginkan, termasuk nomor telepon Gio. Setelah menyelesaikan masa SMP, Ayla berasumsi bahwa ia dan Gio tidak akan pernah bertemu lagi. Namun, sepertinya takdir memiliki rencana lain. Mereka dipertemukan kembali di Sekolah Menengah Atas (SMA), dan kesempatan ini semakin memotivasi Ayla untuk mengejar cintanya pada Gio. "Gio sampe kapan? balas perasaan Ayla." Gio menatapnya dingin, suaranya datar namun tajam. "lo masih ngejar gue?" Ayla mendengar hal itu tersenyum kecil, mengangguk samar. "Ayla kan terus ngejar cinta Gio, karena bagi Ayla, Gio itu bintang, cahaya yang selalu Ayla lihat, bahkan dari jauh." Gio tertawa sinis. "Bintang? Lo jangan bodoh. Gue nggak pernah bersinar buat lo. Lo cuma maksa lihat cahaya yang nggak pernah ditujukan buat lo. Jadi, berhenti mempermalukan diri lo sendiri. Gue nggak punya, dan nggak akan pernah punya perasaan yang sama." "Dan lo tau, lo itu hama." lanjut Gio. Senyum di wajah Ayla semakin memudar. Matanya bergetar menahan air mata. "Hama? Jadi... aku sebegitu kotor ya di mata Gio?" Gio terdiam sejenak, sebelum menatapnya tanpa belas kasihan. "Ya lo itu hama yang terus nempel dan ganggu hidup gue. Setiap kali lo muncul, sesuatu yang kotor nempel di gue. Jadi, gue peringatin lo berhenti berharap sama perasaan menjijikkan lo itu. Gue nggak butuh dikasihani, apalagi dicintai sama orang kayak lo."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan