AL & EL [End]

AL & EL [End]

  • WpView
    LECTURAS 3,242
  • WpVote
    Votos 605
  • WpPart
    Partes 60
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, abr 6, 2023
⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [Bijak dalam berkomentar dan hargai karya penulisnya,follow sebelum membaca] *** "Dia punya cara tersendiri buat ngebahagiain lo,"ucap gadis yang kini berada di ambang pintu ruangan Al "Ya kalo dia punya cara tersendiri ngapa dia suka bikin gue emosi?"tanya Alfi "Itu salah satu cara dia mengalihkan perhatian lo ke dia,"jawab Gadis itu "Ya terserah lo deh Sin,"ucap Alfi "Tapi kan Al... dia itu emang bener-bener suka sama lo Al, dan juga dia kayaknya tulus sama lo.... jadi jangan nyia-nyia in dia deh kata gue mah" saran Sinta "Gue? Sama dia? Bisa-bisa gue mati muda Sin"ucap Alfi "Ahaha kesel muluk lo!"sentak Sinta "Gimana gak kesel? setiap ada gue dimana-mana selalu ada dia, heran... bikin emosi"ucap Alfi "Hahaha iya juga si, dia gak bisa tanpa lo mungkin Al"ucap Sinta -Aleena Alfi pratama -Darrel Alvaro Devandi
Todos los derechos reservados
#30
doktermuda
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BarraKilla
  • KIARA [End]
  • Im Yours.
  • dimana janji tersebut
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • ALESYA (END)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Kisah kita indah tapi singkat
  • Devan [About Him](COMPLETE✔)
  • WHO ?

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido