6 bab Bersambung Hidup Violen tadinya tenang di rumah kecil warisan orang tuanya... sampai tetangga baru datang: Mas Dirta yang terlalu ganteng buat jadi jomblo, terlalu pintar buat jadi normal, dan terlalu nyebelin buat nggak diperhatiin.
Awalnya mereka sering ribut soal hal remeh-sampah yang salah taruh, kucing peliharaan Dirta yang doyan buang hajat di pot bunga Violen, sampai suara mixer dari dapurnya yang bikin Violen curiga ada makhluk halus masak roti tengah malam.
Tapi lama-lama... Violen mulai suka nunggu suara mixer itu.
Dirta juga mulai cari-cari alasan ke warung Bu Tini cuma buat ngobrol, meski ujung-ujungnya pulang bawa mi instan satu bungkus.
Keluarga dua rumah ini pun ikut campur: antara ngeledek, bantu-bantu ngejodohin, atau malah ngerusuhin.
Tapi tentu saja, di balik tawa, ada luka lama. Violen masih menyimpan bekas pengkhianatan, dan Dirta menyimpan rahasia besar yang bisa bikin hubungan mereka hancur bahkan sebelum dimulai.