RUMAH DI KOTA JOGJA

RUMAH DI KOTA JOGJA

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 16, 2022
"Sejauh apapun aku pergi, kamu akan selalu menjadi tempat kembaliku." Menceritakan tentang seorang Cakrawala Juandra Mahardika yang ingin kembali ke rumahnya lagi. Tetapi karena terlalu lama ia tinggal pergi, rumahnya itu sudah menemukan pemilik barunya. Jogja menjadi kota sejuta kenangan antara dia dan seseorang yang pernah menjadi rumah untuk ia pulang. Nasi telah menjadi bubur, kesalahan di masa lalu yang sangat ia harapkan bisa diperbaiki nyatanya sudah sulit untuk dikembalikan seperti semula. Bagaimana akhir ceritanya? Akankah Juan bisa mengambil kembali rumahnya? Atau menyerah begitu saja dan mengikhlaskan rumahnya ditempati oleh orang baru? MARI KITA SIMAK DAN IKUTI PERJALANAN JUAN! Start: 26-06-2022
All Rights Reserved
#32
juan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Remake
  • Titik Nol Kilometer Yogyakarta ✓
  • Janji yang Menemukan Rumah
  • SIMULAKRA [Completed]
  • Eh, mantan!
  • Dia SemestaKu
  • JARAK [complete]
  • ARCLA ( Arlan& Clara)  [END] [PROSES REVISI]
  • REPEAT STORY || [On Going+Revisi]™

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines