Dalam Cinta Mihrab Ta'at

Dalam Cinta Mihrab Ta'at

  • WpView
    Leituras 224
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadConcluída dom, nov 26, 2023
Hidup adalah belajar, belajar menjadikan tiap rangkaian taqdir menjadi materi pembelajaran. ekspetasi, harapan dan impian adalah hal-hal paling mendasar dalam urusan patah hati, dan Zahra sudah belajar untuk tidak berekpetasi, tidak berharap dan tidak bermimpi, karena ia sudah pernah terluka dan enggan merasakannya lagi. Tiba-tiba ustad Aksa datang, hadir tanpa permisi, menghiasi hati Zahra yang mati rasa dengan tinta ekspetasi. ustad Aksa adalah ekspetasi, harapan dan impian yang tidak ingin Zahra temui, karena ia tak mau, mungkin tak sanggup untuk ditinggal pergi, lagi. Namun Zahra memilih pergi, mendekap Illahi, dalam segala situasi, karena ia tahu, Allah tak akan mendholimi hamba-Nya yang dekat dengan-Nya.
Todos os Direitos Reservados
#5
ustadmuda
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Cinta Dalam Iman
  • the best choice
  • Dhazella, My Soul's Healer
  • PESANTREN SAKINAH
  • PILIHAN ZAHRA
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Ketika Senja Berkata Cinta (TERLARIS di Google Playbook)
  • Keenan Al Farizy
  • Kuterima Khitbahmu

Azha tidak pernah menyangka bahwa langkah pertamanya di pesantren akan mempertemukannya dengan Muaz-santri yang dingin, pendiam, dan selalu terlihat serius dengan hafalannya. Sejak awal, mereka berada di dunia yang berbeda. Muaz sibuk dengan hafalannya, sedangkan Azha berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, takdir selalu punya cara unik untuk mempertemukan dua orang yang seharusnya berjalan di jalur masing-masing. Tatapan yang tak sengaja, pertemuan di tempat yang tak terduga, hingga percakapan-percakapan kecil yang membuat Azha menyadari bahwa Muaz tidak sekeras yang terlihat. Di antara hafalan dan kesibukan pesantren, Azha mulai memahami bahwa ada jeda di antara mereka-sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jeda itu bisa berupa harapan, doa, atau bahkan perasaan yang perlahan tumbuh namun tak bisa diungkapkan. Tapi ketika waktu mulai memisahkan mereka, Azha dan Muaz harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua perasaan bisa menemukan jalannya sendiri. Apakah keduanya akan tetap berada di jalur masing-masing, ataukah takdir akan membawa mereka kembali bertemu di titik yang sama? Sebuah kisah tentang perasaan yang terpendam, tentang ketulusan dalam diam, dan tentang bagaimana Allah selalu punya rencana terbaik di setiap jeda yang tercipta. 🕐 UPDATE SETIAP SELASA & MINGGU

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo