Hiraeth

Hiraeth

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 14, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Di balik bilik perpustakaan tua, di antara rak-rak buku yang menjulang tinggi, tersimpan kisah cinta diam-diam Bening, gadis remaja yang terpesona oleh pesona Banyu, sang kutu buku. Bening, dengan rambutnya yang diikat rapi dan kacamata bundar, selalu mencuri pandang pada Banyu yang duduk di pojok ruangan, tenggelam dalam dunia buku dan musik. Setiap hari, Bening mengunjungi perpustakaan, bukan hanya untuk membaca, tapi juga untuk diam-diam mengagumi Banyu. Dia mengamati bagaimana Banyu membolak-balik halaman buku dengan penuh minat, bagaimana jemarinya menari bermain gitar di sudut ruangan, dan bagaimana senyum tipis menghiasi wajahnya saat mendengarkan alunan musik yang indah. Bening merasakan rasa rindu yang mendalam, akan cinta yang tak terungkapkan. Dia ingin berbicara dengan Banyu, ingin mengenalinya lebih dekat, tapi rasa gugup selalu membungkamnya. Dia hanya bisa menuangkan perasaannya dalam buku-buku yang dia baca dan melodi-melodi indah. Kisah cinta Bening dan Banyu berkembang di antara rak-rak buku dan alunan musik. Mereka menemukan kebahagiaan dalam berbagi kecintaan pada buku, musik, seni, dan cerita tentang mimpi-mimpi mereka. Di Bilik Perpustakaan inilah kisah cinta yang indah dan penuh makna muncul. Cerita ini mengingatkan kita tentang kekuatan cinta, keindahan seni, dan pentingnya menghargai momen-momen kecil dalam hidup. Kisah ini juga menunjukkan bahwa cinta dapat berkembang di tempat yang tidak terduga, dan rasa rindu dapat menuntun kita pada kebahagiaan sejati.
All Rights Reserved
#64
melodi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Khadijah dan senyum Khatan(End)
  • Nada Yang Tak Terdengar [✓]
  • TEMAN?
  • Echoes of past Longing
  • Di Balik Kacamata Rey
  • BUCIN MAS ARSITEK [ SUDAH TERBIT ]

Khadijah menemukan ketenangan dan kebahagiaan dalam dunia buku di perpustakaan sekolah. Namun, suatu hari, ia menyaksikan pembullyan yang dilakukan kakak kelas terhadap Khatan, seorang anak laki-laki yang bisu. Khadijah tergerak hatinya dan bertekad untuk membantu. Dengan keberanian yang luar biasa, Khadijah menghadapi para pembully dan menunjukkan bahwa Khatan berhak diperlakukan dengan hormat. Melalui persahabatan mereka, Khadijah menemukan bahwa Khatan memiliki hati yang pemberani dan cita-cita yang tinggi, ia ingin menjadi seniman yang menyuarakan perasaannya melalui lukisan. Kisah ini akan mengungkap kekuatan persahabatan, keberanian dalam menghadapi tantangan hidup, dan menginspirasi kita untuk menghargai keunikan setiap individu dan menentang segala bentuk bullying.

More details
WpActionLinkContent Guidelines