We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Surga Yang Ini Tidak Indah

Surga Yang Ini Tidak Indah

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 9, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Satu Tahun Yang Lalu Sesampainya di dalam, mereka langsung di sugukan dengan tatapan orang-orang di dalam sana, tepatnya pada Zura. Pasalnya hanya zura yang mengenakan hijab, didalam sebuah tempat yang bisa di bilang mayoritas perempuannya seksi. __________ 'Wanita yang menarik.' ucap seseorang di sebuah kursi dengan wajah nakal yang di kelilingi wanita penghibur. Mereka tak memperdulikan itu. Mereka langsung ketujuan utama untuk mencari suami Dinda dengan bertanya ke beberapa staf disana namun tidak ada satu orangpun yang melihat, tetapi ada salah seorang yang mengatakan bahwa suami Dinda memang sering datang kesana, hanya saja sudah satu Minggu ini dia tidak datang. Meraka menyerah dan bergegas untuk pulang, namun tiba-tiba sebuah tangan keriput dari seorang pria menggenggam tangan Zura. Secara spontan Zura langsung menepis tangan itu. "Plakk..."Dengan perasaan emosi Dinda melampiaskan kekesalannya pada pria itu dengan menampar pria tersebut."Dasar laki-laki tua Bangka, mesum, najisloh ya." "Kurang ajar kamu."dengan nada marah yang besar pria tersebut malah menarik tangan Zura, membuat pria yang tadinya selalu memperhatikan zura naik pitam dan emosi. "Lepasin dia."dengan suara khas pria dewasa yang tegas. -----_---------------------------------- seorang gadis yang dijodohkan dengan lelaki yang sudah ber-istri Pada awalnya zura hanya tahu pria dewasa itu adalah anak pertama dari sebuah keluarga terpandang dan masih sendiri atau lebih tepatnya belum ber-istri, namun setelah beberapa bulan kemudian pada akhirnya kebohongan keluarga pria tersebut terbongkar. Hal ini sudah diketahui keluarga zura bahkan sebelum zura resmi di jodohkan Betapa hancurnya perasaan seorang gadis saat tahu bahwa keluarganya juga menghianatinya. sampul pada cerita kami berasal dari googleπŸ§•
All Rights Reserved
#92
istrikedua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Zura Salah Gaul (LENGKAP)
  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]
  • Kami yang Berdosa
  • AFTER WEDDING - TERBIT
  • Apakah kamu ingin menikahiku?
  • Angel To Raya (END)
  • Regards, Natashira (END)
  • || Takdir Dari Allah [REVISI]

(SELESAI REVISI, SEDIKIT BERUBAH CERITA ALURNYA. CERITA SUDAH SELESAI DAN LENGKAP. HANYA DI POST DI WATTPAD) ❗❗❗ Cerita ini membuat diabetes. Dan ini cerita ringan. Author membuatnya karena ingin cerita yang manis ❗❗❗ --- "Kalau begitu, Anda bisa bantu saya," kata Arjuna, suaranya tenang namun penuh tekanan. "Apa?" tanya Yena pelan. "Anda... jadi istri saya." "Hah?" Yena nyaris berbisik. Jantungnya berdetak cepat, kepalanya terasa pening. Apa dia tidak salah dengar? Seorang Arjuna, duda beranak satu, adik angkat dari sahabat ayahnya-Reyvan dan Rezka-serta om angkat dari pacarnya sendiri, Alvano, meminta dirinya menikah? Gila. Pria ini sudah gila. Yena ingin tertawa, tapi tenggorokannya kering. Anak Arjuna bahkan hampir sebaya dengannya. Dan yang lebih parah, dia sudah punya pacar-Alvano. Dia mengumpat dalam hati. Seandainya saja hari itu dia tidak membuka pintu ruang dosen secara sembrono dan melihat dosennya itu dalam kondisi-sial-telanjang bulat, mungkin dia tidak akan berada dalam situasi ini. Terjebak. Arjuna semakin mendekat, mengikis jarak di antara mereka. "Bagaimana, Bu Yena?" suara Arjuna terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang mengintimidasi di baliknya. "Apakah Anda bersedia membantu saya? Atau..." Dia menggantungkan kalimatnya, matanya menatap tajam. "Saya tidak akan membiarkan Anda keluar." Yena menggigit bibir. "Itu kan salah Anda sendiri," ucapnya, suaranya sedikit parau. "Anda yang tidak mengunci pintu kalau Anda mau... seperti itu." Wajah Arjuna tetap datar, tapi ada sesuatu di dalam matanya yang sulit Yena pahami. Pria itu semakin mendekat. Jarak mereka nyaris tidak ada. Tangan Arjuna terangkat, jari-jarinya yang besar meraih dagu Yena dengan lembut namun kuat, memaksanya menatap pria itu. "Kalau Anda tidak mau," bisik Arjuna, "mulai saat ini hidup Anda akan berbeda, Bu Yena." Yena menelan ludah. "Apa maksud Pak Juna?" tanyanya, suaranya sedikit bergetar. Arjuna tersenyum. Senyum yang membuat Yena... menahan napa

More details
WpActionLinkContent Guidelines