Denting Pukul 10 Malam

Denting Pukul 10 Malam

  • WpView
    Reads 162
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 29, 2022
WpInfo
Fiction
Horror
Ara, yang saat itu masih duduk di bangku kelas 3 sekolah menengah atas (SMA). Harus mati di tangan 15 orang laki-laki yang tega memerkosanya secara bergilir. Bahkan saat Ara, sudah mati sekalipun ke 15 orang itu tidak menyurutkan niatnya untuk memperkosa gadis yang sudah tidak bernyawa. Gedung tua di belakang sekolah menjadi saksi bisu, bagaimana Ara, di perkosa oleh segerombolan orang hingga tewas. Mereka yang panik dan takut jika kejahatan mereka diketahui polisi. Tanpa berpikir panjang mayat Ara, di kubur dan di semen pada tembok dekat ruang olah raga yang sudah tidak digunakan lagi. Kini arwah Ara, gentayangan menuntut balas atas kematiannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setelah Koma
  • ATHARA - Ketika Kebahagianmu Menjadi Tujuan Terakhirku -
  • Licensia
  • TANYA GENGSI
  • Pembunuh Bersayap-Winged Assassin
  • Asphodel ✓
  • Misteri di asrama tua
  • Rains In Heaven (Huang Renjun)
  • YOULANDA

"Gue mungkin ngga bisa rasain atau lihat apa yang lo lihat, tapi gue bakal terus di sini, Ra. Jagain lo." Setelah mengalami kecelakaan dan sempat koma, hidup Anara tak lagi sama. Ia bisa melihat hantu-makhluk-makhluk tak kasat mata yang datang dengan cerita, permintaan, dan dendam. Awalnya ia ingin lari. Tapi ketika gangguan demi gangguan mulai nyata, Anara sadar: ia harus membantu mereka, satu per satu. Di tengah semua itu, dua cowok hadir sebagai siswa pindahan-Ray dan Kean. Mereka bilang, mereka adalah sahabat masa kecil Anara. Tapi kenapa Anara tak mengingat apa pun tentang mereka? Kenapa hatinya merasa asing... tapi sekaligus hangat setiap kali menatap mereka? Dan dari situlah semuanya dimulai. Kenangan yang hilang, misteri yang belum selesai, dan perasaan yang perlahan tumbuh kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines