stupid girl

stupid girl

  • WpView
    LETTURE 146
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, gen 22, 2015
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
POV AUTHOR "Berapa lama lagi aku bisa menunggu mu?" *** Seorang perempuan berlari kecil menghindari serangan tetesan air dari langit yang mengucur deras, ia berusaha berlari ke depan toko yang sudah tutup dan mengencangkan jaketnya. Entah apa yang dia pikirkan saat ini, ia yang tadinya berada didepan toko mencoba menghindari hujan tiba tiba berjalan perlahan menuju tetesan itu dan memejamkan mata merasakannya. "Kebebasan.."perempuan itu merasa begitu bahagia, ia merasakan kebebasan sesungguhnya. "Hei..Ayo sini"tiba tiba seorang lelaki menarik nya kebawah naungan payung menuju kembali kedepan toko barusan. "Hei!" "Apa?" "Kamu siapa ? ngapain narik narik aku kesini ?" "Kenalin levin prasetya,kamu?"tiba tiba lelaki itu menjabat tangannya,yang langsung ia tepis "Kamu belum jawab pertanyaan aku siapa kamu?ngapain narik  narik aku kesini" "Kan udah aku kenalin diri, aku LEVIN"lelaki itu mengeja nama nya "Ih maksud nya.."belum sempat menyelesaikan nya levin langsung memotong "aku
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti