Quitta Life Story

Quitta Life Story

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 26, 2022
Sesosok gadis cantik Quitta yang terlahir dari keluarga yang amat berkelimpahan dan bahagia Pada tahun 1900an, dia amat disayang oleh kedua orang tuanya apapun yang dia minta selalu dituruti dan selalu bisa dia dapatkan. Hingga pada akhirnya dia harus mengalami sebuah tragedi yang tidak pernah dia harapkan dan tidak pernah dia sangka-sangka Gadis cantik ini harus merelakan semua impian dan hidupnya karena tragedi itu Bahkan hingga saat ini dia masih terus kebingungan tak ada satu pun yang bisa menyelamatkannya semua yang terjadi dan tersisa hanya penyesalan dari sang Ayahnya Simak kisahnya pada setiap bab semoga apa yang saya tulis dan di petik dari kisah nyata berharap dapat memberikan jalan terang jika ada mengalami hal.yang serupa 💜
(CC) Attribution-ShareAlike
#40
reallifestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • ALLAND
  • Let Me Love You Longer
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • ASMARALOKA || Love or Reality?
  • BETWEEN
  • ALEYA~~
  • Accompany Me - {REVISI}

Jika ditanya apa yang spesial dari kehidupan si kembar, Raga dan Arga, mungkin jawabannya tidak ada, andai keduanya tidak pandai-pandai bersyukur. Bagaimana tidak, kepergian sang bunda menjadi titik awal kehidupan mereka yang sesungguhnya. Getir pahit melekat di dalamnya. Arga disalahkan oleh neneknya atas kepergian sang bunda. Lantas rasa bersalah dan trauma yang begitu besar terpatri kuat dalam dirinya, sejak saat itu hidupnya berubah seiring dengan jiwa yang bergonta-ganti mengisi raganya. Kadang, ketika bangun tidur Arga akan merengek layaknya anak kecil yang mencari bundanya. Kadang juga Arga menjadi sosok yang membenci dirinya sendiri, menghancurkan cermin yang ada di kamarnya, lalu berujung menyakiti dirinya sendiri. Raga, nyatanya wajah tampan dan unggul dalam basket tak lantas membuatnya dipandang. Bagi teman sekelasnya, Raga tak lebih dari sampah yang harus cepat-cepat dibersihkan. Bukan Raga tak mau melawan mereka, hanya saja rasanya percuma, mereka terlanjur menjadi budak sekolah yang gila nilai. Lalu, mampukah keduanya menjalani dan melawan segala getir pahit dalam kehidupan? Atau memilih menyerah, berpasrah pada Tuhan? *** Bukan skenario hidup seperti ini yang aku inginkan, memerani tiga tokoh sekaligus dalam satu kali kesempatan hidup. Andai bisa aku ingin terlahir kembali menjadi aku yang hanya satu- Samudra Arga Pratama Aku lelah menjadi senja yang ditunggu dan dikagumi di penghujung waktuku-Samudra Raga Dwitama *** Takkan gugur daun yang menguning itu jika memang belum habis waktunya. Takkan turun rintik hujan itu sekalipun langit telah menggelap jika memang belum saatnya. Pun dengan jantung yang takkan berhenti berdetak jika memang Tuhan belum berkehendak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines