M A B A R

M A B A R

  • WpView
    LECTURAS 131
  • WpVote
    Votos 47
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadConcluida sáb, jun 4, 2022
"Ra Bara dengerin aku dulu.. " sambil berusaha menyamakan dirinya dengan bara. Bara berhenti dan menghapus air mata yang entah sejak kapan turun dari matanya sambil berbalik "apa sya , lo mau apa lagi udah ga ada yang perlu di jelasin lagi ini udah jelas dimata gue sya! lo mau apa si sebenernya kalo emang lo udah ga sayang sama gue bilang sya gue juga bakal pergi dan berusaha ngejauh dari lo ." menatap mawar yang menunduk sambil meremas roknya . mawar tak bisa menahan tangisan , ini memang kesalahan mawar yang tidak cerita keadaannya dari awal .bagaimana jika bara tau keadaannya sekarang? bagaimana jika bara akan menjauh ketika mendengar semua tentang dirinya dengan jujur?apakah bara mau menerimanya kembali? apa bara akan mencari penggantinya ? entahlah semua pertanyaan itu terus berputar dipikiran mawar . "bara ada yang belum aku jelasin ke kamu tentang..." "tentang apa sya?"menatap gadis itu lekat sambil memegang pudak mawar. "a-kku mmm aku harus menjalani ......" tiba- tiba penglihatan mawar terasa kabur kabur , badannya begitu lemas dan nafasnya pun mulai ter engah engah dan disaat itu juga mawar jatuh pingsan dan terhuyung ke arah bara. bara pun sigap menompang mawar" syaaa syaa lo kenapa syaa " menepuk pelan pipi mawar. "syaa lo kenap sii" menangis dengan badan yg gemetar.
Todos los derechos reservados
#839
mahasiswa
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • MOST WANTED & KETOS CANTIK
  • FRIEND ZONK
  • Diantara 2 pilihan (TNI/POLICE)
  • Kamu
  • Alkenio
  • Bahagia & Luka (END)
  • Z A L E R A
  • Rannia√

(19+) Ini bukan tentang kisah cinta jarak jauh, melainkan tentang logika dalam mencintai. *** Shanaya Kaifa adalah pelajar muda yang sangat giat juga tekun dalam belajar. Tergila-gila pada novel dan mengidolakan seorang penulis terkenal. Sekilas, hidupnya terlihat indah serta normal, akan tetapi, banyak luka dan penderitaan yang dia tangung seorang diri. Hingga takdir menyeretnya untuk bertemu dengan sang idola, awalnya ia sangat senang, sebelum berubah sedih karena semua hal tak seindah yang dibayangkan. Dia pergi, mengubur semua mimpinya serta kembali pada kenyataan. Memilih giat belajar dan bekerja keras guna mewujudkan tujuannya sendiri. Melupakan hal yang sedari awal menjadi cita-citanya. # Mobil yang dikendarai Axel melaju kencang di jalan raya. Tidak peduli hujan deras dan jalanan licin tetap terus menambah kecepatan, bahkan beberapa kali menerobos lampu merah demi segera tiba di tempat tujuan. Hingga pada perempatan lampu merah muncul sebuah truk berkecepatan tinggi. Axel kaget, menekan pedal rem sekuat tenaga agar terhindar dari kecelakaan. Mengakibatkan mobilnya tergelincir serta berguling di aspal sebelum terbalik. Sedangkan kondisinya terluka parah dengan sekujur badan berlumuran darah. Bruuk ... druaak ... duaar Kepala Axel terasa sangat sakit, pandangan matanya kabur dengan kondisi badan tak dapat bergerak. Ia mencoba berteriak meminta pertolongan, tetapi suaranya tertahan di tenggorokan. Hanya mampu merintih pelan, berharap masih memiliki kesempatan untuk berjumpa dan meminta maaf pada kekasihnya. "Shanaya ... maafkan aku." Sesudah itu semuanya menjadi gelap. Axel kehilangan kesadaran dan mengalami pendarahan hebat pada beberapa anggota badan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido