VALUE
  • WpView
    Reads 310
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 22, 2023
[Follow sebelum baca] Cover by Putri_Grapic ••• Kamila, sejak kecil selalu mendapatkan apa yang ia inginkan bahkan sekalipun ia dapatkan dengan usahanya sendiri. Tapi, kegagalan mengubahnya, ketika ia sudah berjuang dengan maksimal untuk mendapatkan hasil terbaik, tapi hasil tak sesuai seperti apa yang ia inginkan. Hal itu membuatnya tak bisa menerima kegagalan begitu saja. Bahkan membuatnya melakukan hal-hal diluar kendalinya. Hingga Sandy memperkenalkannya dengan filosofi hidup stoikisme yang katanya bisa membuat hidupnya lebih bahagia. Lalu, bisakah Kamila bangkit dari keterpurukannya? Dan menjalani kehidupan tanpa adanya tuntutan untuk selalu mendapatkan apa yang ia inginkan? Akankah filosofi hidup stoikisme akan membuatnya jauh lebih baik? **** © Dsulisty12 © 2023 Start : 17 Mei 2023 Finish :
All Rights Reserved
#15
value
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOXIC RELATIONSHIT [END]
  • Possessive vs Bad Girl [COMPLETED] ✔
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]
  • REVANARA
  • SELENOPHILIE [END]
  • ANAK SEKOLAH [ COMPLETE ]
  • Strong Girl Michella (END)
  • Fear Of Abandonment
  • G in Luv (END)

WARNING!! PART LENGKAP DAN SIAP-SIAP PATAH HATI! 𝓙𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓶𝓮𝓷𝓰𝓰𝓪𝓷𝓽𝓾𝓷𝓰𝓴𝓪𝓷 𝓱𝓲𝓭𝓾𝓹 𝓹𝓪𝓭𝓪 𝓼𝓲𝓪𝓹𝓪𝓹𝓾𝓷 𝓴𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓼𝓲𝓪𝓹𝓪𝓹𝓾𝓷 𝓲𝓽𝓾 𝓹𝓪𝓼𝓽𝓲 𝓪𝓴𝓪𝓷 𝓹𝓮𝓻𝓰𝓲. _________ HAPPY KIYOWO_________ Pernahkah kalian dibanding-bandingkan dengan adik sendiri sampai berusaha keras untuk mendapat nilai yang bagus untuk mempertahankan harga diri di depan orang tua? Pernahkah kalian merasa kehidupan terlalu tak adil baik di keluarga, percintaan maupun pertemanan? Adakah yang pernah dipukuli ayahnya sampai merasa lebih memilih mati saja? Adakah yang membenci orang tua karena sudah jadi penyebab penderitaan dan kehancuran keluarga? Hidup itu tak adil untuk semua orang, tak ada yang terlalu bahagia di dunia ini. Berharap kebahagiaan itu datang? Sudahlah, harapan hanyalah sebuah gerbang menuju kekecewaan. Kita adalah kumpulan luka yang mencari tempat untuk sekadar singgah. Pahit yang diterima dan patah yang takkan pernah utuh adalah bagian dari perjalanan untuk menemukan rumah, langkah tak berarah mencari rumah yang telah dirampas semesta. Dunia terlalu kejam atau diri ini yang terlalu lemah? Sakit ini bukan sakit biasa tapi apakah pantas untuk seorang seperti diri ini menyerah pada keadaan? Sungguh tak ada harga diri lagi jika kata menyerah itu terucap tapi rasa-rasanya untuk berjuang sudah tak punya tenaga lagi. Apakah ada jalan untuk menuntaskan derita ini? Terluka sendiri dan bangkit sendiri, memberi perekat pada hancur tak terikat. Jangankan mati, hidup sudah terasa seperti neraka. Start 9 Maret 2022 Finish 11 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines