Mencari Bagaskara

Mencari Bagaskara

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 7, 2022
Kisah seorang gadis cantik bernama Hana yang telah merasakan bulir-bulir cinta sejak masih berseragam putih merah. Perasaannya ia pendam karena memang tak lazim anak seusia dirinya sudah merasakan jatuh cinta. Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Dua tahun berseragam putih biru, Sosok pria yang ia kagumi, akhirnya mengungkapkan perasaan melalui secarik kertas. Hati Hana berbunga-bunga tahu dirinya ternyata tidak bertepuk sebelah tangan. Bagas, sosok pria tampan yang selalu terlihat bercahaya di matanya, bagaikan sinar bagaskara yang berpijar menerangi persada. Setahun menyandang status pacaran, mereka putus. Hubungan yang lebih popular disebut dengan cinta monyet, hanya menyisakan kenangan dengan sejuta harap tak tersampaikan. Masa putih abu adalah masa percobaannya untuk move on. Ia menjalin kasih dengan pria lain. Namun, cinta Bagas tidak tergantikan. Berapa banyak pun laki-laki yang menghampirinya tidak ada yang berhasil merebut hatinya. Cinta Hana teramat besar untuk Bagas. Sehingga ia berusaha untuk mencarinya. Perjalanan tidak semulus yang dipikirkannya. Nasibnya seketika berubah tatkala kehormatannya direnggut oleh pria hidung belang. Hidup Hana hancur sampai terlintas di pikirannya untuk mengakhiri hidup. Akibat trauma yang begitu dalam, keluarga Hana memutuskan untuk mengisolasinya ke suatu tempat. Tempat yang jauh dari semua kenangan yang menyesakan. Berbulan-bulan berada di tempat pengungsian, Hana benar-benar hidup sendiri. Hanya satu yang membuat ia bersemangat untuk hidup lebih lama lagi, Bagas. Ia bertekad untuk mencarinya karena nyatanya tidak bisa mencintai lelaki mana pun kecuali Bagas. Tuhan mempertemukan mereka kembali saat kondisi masing-masing sudah berumah tangga. Hal ini jadi bahan renungan dan negosiasi diri. Akankah Bagaskara selalu bersinar dalam hidupnya? Ataukah akan tenggelam selamanya dipeluk kegelapan. Akhirnya, ia mencoba meyakinkan diri. Tenggelam atau tidak, Bagaskara akan selalu hadir dalam sanubari.
All Rights Reserved
#264
cintapertama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Narasi patah hati
  • Under the Moonlight
  • Mantan Kakak Ipar Rasa Pacar
  • Kertas Buram Penuh Warna
  • My Home ✔ (KARYAKARSA)
  • Masa Itu ✔ (Tamat di Karyakarsa)
  • It Was Always You

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines