CLASSYFER : Triangle Dark Side

CLASSYFER : Triangle Dark Side

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 11, 2024
Akibat mimpi misteriusnya Cassie sering kali dianggap gila karena membicarakan hal yang tak masuk akal, ia mendapati dirinya yang sekarang sebagai sosok lain bernama Lucifer yang mati secara mengenaskan. Memikirkan hal itu membuatnya memilih untuk menyendiri hingga akhirnya dirundung oleh teman-temannya disekolah. Karena tak tahan, ia memutuskan untuk pindah. Dilingkungan barunya, Cassie bertemu dengan beberapa orang mengejutkan yang muncul di mimpi misteriusnya, membuatnya hanyut dalam sebuah teka-teki petaka, sembari bertanya apakah reankernasi itu nyata? jika iya kenapa harus Lucifer, apa itu artinya ia akan mati dengan cara yang sama??
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pangeran Kegelapan
  • Unexpected Situation (End)
  • Male lead Antagonist
  • My Bully My Obsession GxG(Season 2)
  • The moon behind the curtain [HIATUS]
  • jill and the school, siapa yang tidak nyata?
  • The Red String Of Fate || Hatake Kakashi
  • Malam Halloween | Bromance [ ✔ ]
  • 00.07 WIB [SELESAI]
  • NEVERLEY

Malam semakin larut, namun tidur menjadi hal yang mustahil bagi Mael. Setiap kali dia memejamkan mata, dunia di sekitarnya seakan berubah. Suara gemerisik dari sudut-sudut ruangan, desahan napas yang tidak berasal dari dirinya, dan bayangan-bayangan yang menari di balik tirai gelap kamarnya membuat dadanya terasa semakin sesak. Saat dia berbalik untuk kesekian kalinya di tempat tidur, suara itu kembali muncul-seperti bisikan yang tertiup dari balik dinding, rendah dan penuh kekuatan. "Mael... Kau tidak bisa lari..." Dia terlonjak bangun, matanya terbuka lebar, jantungnya berdetak keras. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi. Dia duduk di tempat tidur, menarik napas dalam-dalam dan berusaha meredakan gemuruh di dadanya. Bisikan itu, suara yang sama dengan yang ia dengar di perpustakaan, menghantuinya lagi. Pikiran Mael kacau. Apakah ini nyata? Ataukah dia sudah kehilangan akal? Sejak mimpi itu, dunianya berubah menjadi labirin ketakutan yang tak bisa dia pahami. Mata Mael bergerak ke sudut kamar, ke arah bayangan yang terasa lebih pekat daripada biasanya. Di sana, samar-samar, dia melihat sesuatu. Sesosok tubuh samar yang menyatu dengan kegelapan. Tubuh itu bergerak perlahan, semakin dekat, seperti makhluk yang merayap dari kedalaman mimpi buruknya. "Siapa kau?" Mael berbisik, meskipun dia tahu tak ada jawaban.

More details
WpActionLinkContent Guidelines