Undercover Prince

Undercover Prince

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 18, 2022
Souta Nazarack, Pangeran dari kerajaan Themeet yang memiliki pikiran tidak biasa dari kebanyakan iblis lainnya. Muak akan kehidupannya sebagai seorang bangsawan serta kecewa terhadap Ayahnya, mendorong Souta untuk pergi dan menyamar menjadi rakyat biasa. Tapi tak lama setelah kepergiannya, Ia dicap sebagai pengkhianat dan dijadikan buronan. Setelah kehilangan calon pemegang kekuasaan, Kerajaan Themeet pun membuka sekolah untuk mencari calon Raja Iblis baru untuk menggantikan sang Raja. Mampukah Ia lulus dan mengambil tahtanya kembali? Dan apa rahasia yang selama ini Ayahnya simpan darinya?
All Rights Reserved
#18
menyamar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pangeran Kegelapan
  •  The God's Enemy
  • HIPPEASTRUM [HIMEJIMA GYOMEI]
  • Broken Angel
  • Amaar : The opponent of destiny
  • VALET✔
  • Corps Commander Zero's Maid
  • Your Eternal Hell || Mairimashita, Fem!Iruma-kun || [Book 1 : √] End
  • 𝐌𝐀𝐈𝐑𝐈𝐌𝐀𝐒𝐇𝐈𝐓𝐀, 𝐋𝐔𝐍𝐄𝐒𝐓𝐑𝐄𝐋𝐋𝐀 || MY ETERNAL LIES ||

Malam semakin larut, namun tidur menjadi hal yang mustahil bagi Mael. Setiap kali dia memejamkan mata, dunia di sekitarnya seakan berubah. Suara gemerisik dari sudut-sudut ruangan, desahan napas yang tidak berasal dari dirinya, dan bayangan-bayangan yang menari di balik tirai gelap kamarnya membuat dadanya terasa semakin sesak. Saat dia berbalik untuk kesekian kalinya di tempat tidur, suara itu kembali muncul-seperti bisikan yang tertiup dari balik dinding, rendah dan penuh kekuatan. "Mael... Kau tidak bisa lari..." Dia terlonjak bangun, matanya terbuka lebar, jantungnya berdetak keras. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi. Dia duduk di tempat tidur, menarik napas dalam-dalam dan berusaha meredakan gemuruh di dadanya. Bisikan itu, suara yang sama dengan yang ia dengar di perpustakaan, menghantuinya lagi. Pikiran Mael kacau. Apakah ini nyata? Ataukah dia sudah kehilangan akal? Sejak mimpi itu, dunianya berubah menjadi labirin ketakutan yang tak bisa dia pahami. Mata Mael bergerak ke sudut kamar, ke arah bayangan yang terasa lebih pekat daripada biasanya. Di sana, samar-samar, dia melihat sesuatu. Sesosok tubuh samar yang menyatu dengan kegelapan. Tubuh itu bergerak perlahan, semakin dekat, seperti makhluk yang merayap dari kedalaman mimpi buruknya. "Siapa kau?" Mael berbisik, meskipun dia tahu tak ada jawaban.

More details
WpActionLinkContent Guidelines