Nirmala
  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 6, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Nirmala, nama yg ber arti 'tanpa cacat, sempurna' yg menggambar kan rupanya. Nirmala atau sering dipanggil mala, oleh orang terdekatnya. 'Mala sempurna di dunia ini' , itulah yg sering dibilang orang-orang. Mala pun mengakui itu. ia merasa sangat sempurna didunia ini, yg dimana ia mempunyai orang tua yg sayang padanya serta mempunyai abang yang tengil nya minta ampun dan kakak perempuan yg cerewet namun sayang padanya, juga memiliki kekasih yg tampan, walau sedikit dewasa dan juga terobsesi dengannya. Oh jangan lupakan bahwa orang tua mala adalah orang terkaya di jakarta no 4 , mala sedari kecil memang sudah merasakan hidup sempurna layaknya RATU kerajaan. Tapi sayang itu semua tak berlangsung lama, kala ada pengganggu yg menerobos masuk kedalam keluarga nya. Disitu lah cerita mala dimulai, yg diamana ia disayang, dipuja, dibanggakan oleh semua orang. Kini ia hanya diacuhkan saja oleh keluarga maupun orang-orang terdekatnya. Kini ia akui bahwa didunia ini tidak ada yang sempurna dan semua itu hanya titipan semata. Akankah mala bisa mengembalikan hak atas dirinya kembali?.
All Rights Reserved
#128
wattpad2022
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Why you Comeback
  • Valcano
  • CATUR [END]
  • Why ?
  • LINTANG | E N D
  • Nathalla [Selesai]
  • ALEAGRA [END]
  • RIVAL | Jeno Jaemin ✔ end
  • Sorry, I'm not romantic

"Kenapa kamu balik lagi? dan tadi kamu bilang apa? mau perjuangin aku? Udah nggak ada guna nya" ujar gadis itu dengan penuh penekanan kepada pemuda yang bernama lengkap Gemilang Pratama. "Kasih aku kesempatan sekali lagi Sa. Aku minta maaf atas semua hal yang terjadi dulu. Aku bakal jelasin semuanya...aku janji bakal buat kamu jauh lebih bahagia kali ini," Ujar Tama lirih dan penuh permohonan. Tangan Tama berusaha untuk memegang pergelangan tangan gadis yang ia panggil, 'Sa'. Namanya Dia Carissa, kerap kali dipanggil Sasa. Namun, tangan Tama justru ditepis oleh Sasa. Sasa menatap Tama dengan sorot mata yang tak bisa dijelaskan. Kekecewaan, kebencian, kerinduan, kecemasan, bercampur aduk dalam sorot mata Sasa. "Ga ada satupun kesempatan yang pantas aku berikan lagi ke kamu. Aku sangat berharap kamu MATI", ujar Sasa dan berlalu meninggalkan Tama dengan tergesa-gesa. Tama hanya bisa menatap kepergian Sasa dengan terpaku, pemuda itu terpaku pada kata terakhir yang dilontarkan oleh Sasa. MATI

More details
WpActionLinkContent Guidelines