Story cover for Surreptitious by Exittttt
Surreptitious
  • WpView
    GELESEN 224
  • WpVote
    Stimmen 40
  • WpPart
    Teile 14
  • WpView
    GELESEN 224
  • WpVote
    Stimmen 40
  • WpPart
    Teile 14
Laufend, Zuerst veröffentlicht Mai 31, 2022
Sebagai seorang model, Grizelle dipaksa harus percaya diri untuk kebutuhannya. Terutama didepan khalayak ramai. Dipaksa untuk selalu menjaga image nya dan perlakuannya. 

Namun setelah 3 tahun berlalu, kini dirinya dipaksa untuk kembali bersekolah. Mungkin jika sekolah tersebut adalah sekolah pada umumnya, dia tidak masalah. Namun, sekolah yang ditempati tidak se normal itu. Setidaknya itu yang dia pikirkan setelah memasuki sekolah tersebut. 

Dulu, jauh sebelum dirinya terjun tepat 3 tahun yang lalu. Sebelum dirinya benar-benar memutuskan sekolahnya dan fokus dengan dunia model, ada seseorang yang harus menjadi korban untuk keegoisannya.

Dan kini, mereka kembali bertemu lalu disatukan dalam sebuah sekolah. Garuda Nusantara school disana dia berada dan Griz dimasukkan secara paksa oleh kedua orang tuanya.

Seolah sudah disetting sedemikian rupa. Lantas Griz harus bagaimana? Tetap berjuang? Atau justru menyerah?

Ketika mereka semua selalu mengatakan "hati-hati" maka dirinya memang harus berhati-hati.

"Ada 2 tipe manusia di Garuda Nusantara school. Dia yang memang mempunyai otak cerdas dan genius, atau dia yang terbiasa dengan sendok emas di mulut mereka sedari lahir, "

"Menurut kamu, mana yang dominan keberadaannya di Garuda Nusantara school? "

•••

"... selamat Datang di Garuda Nusantara school dan semoga sukses!"
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie Surreptitious zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#41bitch
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Fractured Cheerfulness (On Going) von Baperterussss
24 Kapitel Laufend
"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?
★BABY ZION★ von vriska_91
38 Kapitel Laufend
menceritakan seorang remaja nakal yang terjebak di dalam tubuh sang figuran kesukaan nya. ****** "Yeeeee... seneng nya aku~ eh tunggu dulu, zion kan anak nya cool, ehm hm" seketika ia merubah mimik wajahnya menjadi se dingin mungkin. ****** "gw penasaran sama muka lu kaya gimana zi, kali-kali napa liatin muka lu" ucapan sang teman yang membuat tubuh Zion terdiam, zion pun menatap matanya tajam "ga" ucap zion. ****** Zian adalah anak dari keluarga broken home. iya sama sekali tak mengharapkan kasih sayang dari kedua orang tua nya, kalo kata dia "selagi duit lancar gw ga butuh begituan" ucap nya, yang memang hati nya sudah beku untuk kedua orangtuanya. Zian senang membeli hal-hal yang berbau imajinasi seperti hal nya novel, komik, manga, dan banyak hal yang lain tak jarang iya menonton animasi yang menurutnya seru. pada hari itu Zian membeli satu novel yang menurutnya sangat amat dia suka, bukan karna ada protagonis yang kuat tapi karna ada figuran yang menurutnya keren, dia selalu berambisi untuk menjadi figuran itu tapi apalah daya, seorang Zian yang tak kuat terhadap bentakan membuatnya memikirkan banyak hal. ya inilah kisah seorang Zian bocah remaja yang ketakilan, tidak bisa diam, nangis terhadap semua jenis bentakan, nakal nya nauzubillah, tapi ia juga remaja yang lucu dengan sifat polosnya yang terkadang bikin orang sekitarnya menahan gemas. sedangkan Zion kembalikan nya, Zion adalah anak yang di sayang namun orang tuanya Yang sibuk aja, menjadikan zio anak yang kesepian, karna itulah sifat nya yang dingin dan cuek terbentuk, apakah sanggup seorang Zian menjadi Zion yang sifat dan sikap nya berbanding terbalik. • DI LARANG MENGCOPY KARYA ORANG LAIN • KOMENTAR YANG DI TERIMA HANYA HAL POSITIF • BUKAN CERITA GAY ATAU HOMO • KRITIK DAN SARAN DI TERIMA JIKA ITU MENUJU HAL YANG BAIK mohon bantuannya bila ada kesalahan, karna aku juga belum terlalu bisa. <⁠(⁠ ̄⁠︶⁠ ̄⁠)⁠>
Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END] von Cacamarica_zzhh7
63 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
PLAGIAT JAUH-JAUH SANA! "Apa Anda bodoh, malas, dan berambisi ingin mendapatkan nilai bagus? Silakan datang ke tempat kami bersama orang tua kalian, kami akan membuat otak Anda merasakan kesegaran seperti di alam bebas. Tanpa berpikir keras, otak kalian bisa fokus bertumbuh kembang ke hal lain. Silakan menghubungi nomor tertera di bawah ini." Di dunia ini kertas ulangan dan nilai dianggap remeh. Anak adalah ujung tombak untuk para orang tua. Bagaimana jika anak itu mendapatkan hal spesial dari privilege sebagai orang kaya? Mendapatkan serbuk emas yang dijual hanya untuk para orang kaya yang serakah, egois, dan haus akan kepuasan. Ingin mendapatkan apa pun untuk sebuah pencapaian di atas rapor mereka, dengan satu rahasia mudah mereka semua akan mendapatkannya. Asal kalian punya uang. Kisah tentang seseorang perwakilan dari dunia atas, turun ke dunia bawah untuk memperbaiki sistem yang rusak di sekolah pilihan dan malah mendapatkan pesaing penting di sana. "Masa emas untuk anak-anak akan hancur." - Ada tiga pria pernah berkata seperti ini padanya. "Ini maksudku, sejauh apa pun kau pergi aku akan selalu sampai lebih awal di sana, ingat itu." "Aku akan menantikan sifat lugumu yang lain, jadi jika nanti kita bertemu kembali, janganlah menghindar." "Maaf telah membencimu dulu, aku kira anak kecil yang aku temui waktu itu akan membisu hingga sakit itu membusuk selamanya. Tapi, kau mampu menghapus pikiranku padamu saat itu." Mendapatkan ucapan itu dari pengawal dan dua kakak beradik, membuatnya semakin kebingungan dalam emosi yang kosong. Semua hal yang dia suka hilang dalam sekejap, sebab kehadiran mereka yang akrab.
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 9
Fractured Cheerfulness (On Going) cover
GRIZLEN {On Going} cover
SUARA BIA (TAMAT) cover
Ignasia: Di Balik Gerbang Asrama (Harqeel)  cover
Rumah Tanpa Pintu [ON GOING] cover
★BABY ZION★ cover
INTERIM: Let Me See Your Smile cover
Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END] cover
Whispers in the Blood cover

Fractured Cheerfulness (On Going)

24 Kapitel Laufend

"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?