Turning Point

Turning Point

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 1, 2022
Blurb 'Sweet seventeen', setiap remaja menantikannya bukan? Entah apa yang mereka dapatkan dari selebrasi ini, hanya saja mereka terkadang merasa tak sabaran menantikannya. Hmm... penantian? Kisah romansa remaja? Terlihat begitu menggairahkan seperti dominasi warna pink pada bunga yang bermekaran di musim semi. Kisah hangat persahabatan? Begitu menyenangkan jika mengulas cerita warna-warni remaja yang tak ada habisnya itu. Berbeda dengan Nisha, Ken, dan Janu. Kelabu menguap menjelma kabut dalam diri mereka. Menghalangi jalan untuk keluar dari fantasi kelam yang telah lama menjadi jeruji. Namun beruntung, sang mentari dengan kemilau kuningnya menemukan mereka di sudut ruangan sesak, cahayanya menembus tebalnya kabut yang mengunci mata. Begitu juga sang bulan dengan cahaya lembutnya membasuh luka. Perjalanan penyelamatan seperti apa yang mereka lalui? Akankah akhir warna-warni menjadi pemanis cerita? @cha
All Rights Reserved
#104
mental
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • Decoration of Seven Loves
  • When It Rains
  • Write Me His Story (SUDAH TERBIT)
  • The Seven Flower
  • Aku, Kamu, dan Waktu. [END]

NB: Versi terbit berbeda dengan versi wattpad. Dalam remang gelap hatinya, Candra terombang-ambing di lautan trauma, di mana ombak kenangan pahit terus menghantamnya. Cinta yang dulu menghiasi langit-langit hatinya kini hanya menyisakan bayang-bayang kekecewaan, menjelma menjadi luka yang dalam, menusuk setiap denyut jantungnya. Masa-masa SMA yang seharusnya indah berubah menjadi kurungan masa lalu yang kelam, membuat Candra menutup rapat pintu hatinya terhadap cinta. Hari-harinya di sekolah dipenuhi pergulatan antara kenangan menyakitkan dan usaha menemukan harapan baru. Perjalanan putih abu mereka bukan hanya tentang sebuah kisah cinta, tetapi juga tentang persahabatan yang teguh dan mimpi-mimpi yang dirajut di bawah langit sekolah. Dengan dukungan sahabat-sahabatnya, Candra perlahan menemukan kekuatan untuk menghadapi traumanya dan membiarkan cinta kembali memasuki hidupnya. Namun, apakah takdir benar-benar melukiskan jalannya dengan rahasia yang mampu mengubah palet warna hidupnya? Atau malah akan terus terperangkap dalam labirin kesepian yang tak berujung? Dengan hati penuh kesabaran, Candra menanti sang surya terbit dan bersinar kembali, membawa cahaya yang mengusir kegelapan dari seluruh jiwa dan pikirannya. [ Written in 2024 ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines