Happiness [R&S]

Happiness [R&S]

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 8, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang gadis duduk dipinggir sungai, menatap air yang mengalir kemudian memejamkan matanya menikmati suara air sungai yang tenang. "Kamu tahu tidak?" Mendengar ada suara seseorang membuat laki laki yang tengah memejamkan matanya menatap terkejut kearah gadis disampingnya, gadis itu tersenyum manis saat tatapan mata mereka bertemu. "Bedanya realita hidup dengan sekolah?" Gadis itu melontarkan kalimat pertanyaan dengan bibir yang mengulas senyum yang begitu tulus. Saat tak mendapat respon dari laki-laki dihadapannya, gadis itu menggenggam telapak tangan yang lebih besar darinya itu kemudian mengelusnya perlahan. "Kalau disekolah dapat pelajaran dulu baru ujian. Kalau dalam kehidupan dapat ujian dulu baru dapat pelajaran." Gadis itu berusaha menghibur laki lakinya dengan menautkan tangan mereka. "Aku disini, menemanimu"
All Rights Reserved
#270
suami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menolak Jadi Janda (END)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • ARTAN
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • I Never Loved My Ex [End]
  • ARLEA || Arlo • Hillea - END
  • LENATHAN (hiatus)
  • Suami Kecil | Completed |
  • My Teacher [END]
  • Weird Wedding ✓

Ayu tidak pernah menyangka dirinya akan tinggal di kota setelah dijodohkan oleh anak dari keluarga Lihong. Seorang old money berpengaruh. Alih-alih mendapat suami idaman. Kembang desa dengan logat medok itu justru diperlakukan seperti parasit oleh sang suami. Tapi, ini bukan cerita dramatis penuh adegan air mata. Masa bodoh tentang pernikahan. Ayu terlalu bahagia tinggal di kota. Banyak hal baru yang ingin ia pelajari. Lebih dari itu, siapa sih yang tidak tertarik dengan posisi Nyonya Lihong? Apapun bisa Ayu dapatkan. Namun, ada satu yang jadi masalah! "Ayo kita cerai," ucap Adeen. Sehari setelah mereka resmi jadi pasutri. "Emoh! Baru nyampe mosok disuruh pulang, Mas. Aku menolak jadi janda. Titik!" Keduanya sama-sama keras kepala. Tujuannya bertolak belakang. Bagai bumi dan langit. Mereka terpaksa disatukan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines