sembadaya

sembadaya

  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 18, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Slow Burn
Social Themes
Coming of Age
Dalam dekapan hangat Ibu aku bertanya mengenai arti nama belakangku. Sembadaya. Meski namaku cukup indah untuk diucapkan, Darpa kecil selalu bertanya-tanya mengapa ibunya tidak memberikannya nama yang cantik dan manis seperti gadis sebayanya. "Kamu memang nggak dilahirkan untuk duduk manis minum teh di belakang rumah, nungguin suamimu pulang." Sepuluh tahun umurku, aku jelas asing dengan kegiatan yang disebutkan Ibu. Meski begitu, yang salah dengan minum teh? Apa yang salah dengan duduk manis menunggu suamiku pulang? "Kamu lahir untuk bertempur." "Memangnya akan ada perang, Bu?" "Ada." "Melawan siapa?" "Melawan penjagal mimpi." Aku tahu Ibu pintar, ia pintar melampaui kemampuan Ayah untuk mengetahui banyak hal yang tak kami ketahui. Untuk bicara dengan Ibu aku harus pandai mengingat-ingat, sebab ada beberapa kosakata yang akan kucari setelah obrolan kami. Malam itu aku bertanya, siapa gerangan si penjagal mimpi itu? "Ibu ingin kamu tidak terpaku pada keterbatasanmu. Dari nama belakangmu Ibu berharap kamu akan selalu berdaya, Darpa. Tidak ada manusia yang bisa menghentikan langkahmu untuk berjalan di garis kebenaran dan kebaikan." "Tidak ada yang bisa menghentikan Darpa?" "Tidak ada manusia yang bisa menghentikan langkahmu. Tidak dengan keluargamu. Dan jangan sampai dia laki-laki."
All Rights Reserved
#6
womanstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines