Story cover for Impenetrable. by muhtasya
Impenetrable.
  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jun 02, 2022
Hanya sebuah warita klasik, mengisahkan tentang dua buah insan yang sedang jatuh cinta di masa SMA. Namun banyak sekali limitasi nya untuk bersama. Seorang lelaki-Fathir Athallah yang tak pernah merasakan cinta sedalam ini sebelumnya, terlebih lagi itu adalah pandangan pertama. Seorang wanita-Rashana Anatasya yang ternyata telah mencintai Fathir deluan, namun tak sepatah kata pun terucap bahwa ia mencintai Fathir.

Rumit, kebahagiaan, mendebarkan, kesenduan. Keempat kata itu mampu mendeskripsikan hubungan kedua insan yang bahkan tak jelas itu.

"Kakak kenapa sering tarik ulur, sih.." celetuk Rashana, menatap netra Fathir dengan dalam layaknya Fathir yang menatapnya seperti biasa. Air mata-nya bercucuran dengan lancar. Suara gadis ini parau. 

Lantas, Fathir terkejut. Baru kali ini dia melihat gadis kalem dan tenang ini mengeluarkan air mata karena dirinya. Setelah menghela nafas ia berkata "Dek.. diwaktu saya bilang saya gak sebaik yang kamu lihat, itu benar adanya dek. Saya gak bisa kasih kamu kepastian," 

"But you know your consequences, right?!!" Rashana terisak hebat "Kak Fathir pernah kasih kepastian dan harapan buat kak Aufa, tapi ke aku? You would never. Apa yang buat aku berbeda sama dia sih, kak?!"

"Itu-"

"Oh! Ya, kak Aufa lebih ceria, bisa mencairkan kakak, kak Aufa siswi aktif, dan juga pinter. Ga kayak aku ya kak, aku mah pasif banget, kemampuan gak dikembangin."

"Saya cinta kamu apa adanya, tapi kita memang nggak bisa bersama."

"Aku nggak minta bersama juga kak."

IMPENETRABLE; /ɪmˈpen.ə.trə.bəl/ means
impossible to see through or go through.
All Rights Reserved
Sign up to add Impenetrable. to your library and receive updates
or
#8fathir
Content Guidelines
You may also like
Imam untuk Gladysa✓ by dreamsinthelight
26 parts Complete
Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."
Lembar Terakhir Surat Untuk Dika by AnggitaWindu
10 parts Complete
"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.
You may also like
Slide 1 of 10
Possesive Playboy cover
PACARNYA BOO (Sudah Terbit) cover
Nissa & Nathan (COMPLETED) cover
Arsyilazka cover
Imam untuk Gladysa✓ cover
SALAH RASA (TAMAT) cover
Nadi Membenci Hati  cover
Senja Jadi Sendu (END) cover
Lembar Terakhir Surat Untuk Dika cover
Say Goodbye [ON GOING] cover

Possesive Playboy

90 parts Complete

Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."