different

different

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 22, 2022
"Aku ke kamu ibarat Al Baqarah ayat 221 Dan kamu ke aku ibarat Korintus 6 ayat 14:15" •••••• Pilihannya ada tiga • aku ikut kamu • kamu ikut aku • atau kita pisah Ini tentang mereka, mereka yang sama sama memiliki rasa yang sama namun, memiliki iman yang berbeda Ini tentang mereka yang terhalang tembok tinggi Ini tentang mereka, mereka yang berusaha mencari kebahagiaan namun tak dapat Inilah kisah mereka, kisah yang dimulai dengan alakadarnya dan diakihiri dengan apa adanya. Setiap awal pasti ada akhir, setiap prolog pasti ada epilog. Kisah ini telah dimulai, dan kisah ini harus di akhiri dengan konsekuensi yang ada.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALL ABOUT YOU, I FELL ( ZEESHA )
  • Kita berbeda [On Going]
  • Tak Seiman Cinta Dan Lukanya
  • Kita Yang Tak Sama
  • zeandra dan Marsha...
  • My Memories || ON GOING [ Hiatus ]
  • ELBITHARA
  • Langit Semesta
  • A high wall for us
  • DUA IMAN

Kamu boleh mencintainya tapi jangan ambil dia dari tuhannya (Korintus 6:14-15) Untuk mu agamamu, Untukku agamaku ( QS Al-kafirun: 6) Cinta pertama yang tak pernah hilang, hanya tersembunyi di balik waktu dan keyakinan. Marsha dan Zeean adalah dua nama yang dulu tak terpisahkan. Mereka tumbuh bersama, berbagi tawa, mimpi, dan rahasia kecil yang hanya dimengerti oleh dua anak yang percaya bahwa dunia milik mereka berdua. Tapi hidup berkata lain. Perbedaan keyakinan dan pilihan hidup memisahkan mereka. Marsha dibawa jauh oleh keluarganya. Zeean tumbuh dalam jalan yang berbeda. Waktu berjalan, dan mereka masing-masing membangun hidup baru-dengan keluarga, anak, dan luka yang tak pernah sembuh sepenuhnya. Lalu takdir mempertemukan mereka lagi. Dalam usia yang matang, di tengah hiruk-pikuk kehidupan sebagai orang tua, dua hati itu kembali bersentuhan. Tidak dengan harapan akan bersama, tapi dengan pengakuan: bahwa dulu mereka pernah saling mencintai-dan mungkin, diam-diam, masih tetap begitu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines