Playing with My Professor

Playing with My Professor

  • WpView
    Reads 100,446
  • WpVote
    Votes 2,152
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2026
Semuanya berawal dari Selena yang terus membuat kesalahan demi kesalahan dan semuanya tertangkap basah oleh Edgar. Selena yang pada dasarnya tidak berhubungan terlalu baik dengan Edgar yang tak lain adalah profesor muda di kampusnya tersebut, tentu saja mencoba untuk terus menghindari Edgar. Namun, takdir tampaknya enggan memisahkan keduanya. Hingga pada akhirnya, Edgar pun memilih untuk melewati batas dan menawarkan sebuah permainan penuh gairah yang menarik bagi Selena. Dengan darah muda yang mengalir panas pada nadinya, Selena sendiri tidak bisa menolak tawaran tersebut. Hingga keduanya terlibat dalam permainan yang panas dan berbahaya. "A, Apa ini?! Apa yang akan kau lakukan!"-Selena Cornell "Apa lagi? Tentu saja kita akan bercinta agar membuatmu sadar, bahwa hanya aku yang bisa membuatmu puas, dan kita memang saling membutuhkan serta sangat cocok untuk menjadi sepasang kekasih."-Edgardo Fritz Barton
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THREAD OF DESTINY
  • MY BODYGUARD
  • Naughty Baby on My Bed
  •  SEETHE - Never care who's her, just know that you loved me, Sir.
  • Like A Star (Complete)
  • My Regret ( Tamat )
  • FANÀTICO | MANURIOS (RE-PUBLISH)
  • GODAAN NAFSU SANG IPAR
  • Arka Alvaska

WARNING!! Kalo udah baca part 1, nggak akan berhenti sampai End "Kak Altha, pokonya jangan deket-deket cewek itu!" Altha diam. "Deika pengen di ajarin sama kak Altha, dong." Altha masih tetap diam. "Kak Altha, makan apaan sih kok bisa ganteng begitu?" "Kak Altha." "Kak Altha." "Woy! kak!." "Lo bawel banget sih!!!" Akhirnya, Altha kehilangan kesabarannya. Deika seorang siswi super aktif dan ceria di sekolah sudah menjatuhkan hatinya untuk Seniornya, Altha. Ia berusaha menarik perhatian laki-laki itu dengan segala cara yang ia bisa. Altha yang hanya tertarik buku, buku dan buku, merasa Deika adalah gangguan dalam hari-harinya. Namun Altha terkejut saat tanpa sadar sudah masuk terlalu dalam di kehipan Deika. Gadis itu, jauh dari apa yang Altha bayangkan. Seakan memang sudan seharusnya terjadi, benang takdir perlahan terurai, membawa mereka berdua pada fakta pahit yang mulai terkuak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines