Playing with My Professor

Playing with My Professor

  • WpView
    Reads 101,415
  • WpVote
    Votes 2,491
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 3, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Billionaires and CEOs
Dark Romance
Happy Ending
Semuanya berawal dari Selena yang terus membuat kesalahan demi kesalahan dan semuanya tertangkap basah oleh Edgar. Selena yang pada dasarnya tidak berhubungan terlalu baik dengan Edgar yang tak lain adalah profesor muda di kampusnya tersebut, tentu saja mencoba untuk terus menghindari Edgar. Namun, takdir tampaknya enggan memisahkan keduanya. Hingga pada akhirnya, Edgar pun memilih untuk melewati batas dan menawarkan sebuah permainan penuh gairah yang menarik bagi Selena. Dengan darah muda yang mengalir panas pada nadinya, Selena sendiri tidak bisa menolak tawaran tersebut. Hingga keduanya terlibat dalam permainan yang panas dan berbahaya. "A, Apa ini?! Apa yang akan kau lakukan!"-Selena Cornell "Apa lagi? Tentu saja kita akan bercinta agar membuatmu sadar, bahwa hanya aku yang bisa membuatmu puas, dan kita memang saling membutuhkan serta sangat cocok untuk menjadi sepasang kekasih."-Edgardo Fritz Barton
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Bombing
  • Arka Alvaska
  •  SEETHE - Never care who's her, just know that you loved me, Sir.
  • GODAAN NAFSU SANG IPAR
  • The Last Goodbye
  • Love or Obsession (21+)
  • My Regret ( Tamat )
  • FANÀTICO | MANURIOS (RE-PUBLISH)
  • POSSESSIVE

Namira punya dua rencana dalam hidupnya: membuat Ray jatuh cinta dan menghancurkannya, serta menjaga Rakha tetap di sisinya. Ray-cowok populer yang katanya playboy berengsek. Dia terlalu ramah, terlalu manis, terlalu banyak membuat perempuan berharap, termasuk sahabat Namira. Maka, Namira ingin memberinya pelajaran. Love bombing. Membanjirinya dengan perhatian, membuatnya tergila-gila, lalu meninggalkannya begitu saja. Rakha-sahabat yang diam-diam Namira sukai. Tapi, Rakha terlalu bodoh untuk menyadarinya, dan Rakha malah menyukai perempuan lain. Jadi, Namira melakukan apa pun yang ia bisa, yaitu memastikan Rakha tetap menjadikannya prioritas. Namun sayangnya, rencana demi rencananya mulai berantakan. "Lo kenapa? Mainin gue buat seru-seruan?" suara Ray terdengar datar, tapi matanya menunjukkan sesuatu yang lain. Luka. Namira tidak pernah berpikir dia akan melihat ekspresi itu di wajahnya. Sementara itu, Rakha akhirnya sadar bahwa selama ini, Namira menyukainya. Dan kali ini, dia tidak akan tinggal diam. "Gue gak peduli kenapa lo ngelakuin semua ini," kata Rakha, matanya tajam menatap Namira. "Gue cuma mau tahu satu hal-kalau gue bilang gue suka sama lo, lo bakal berhenti lari atau enggak?" Sekarang, Namira terjebak dalam permainannya sendiri. Satu cowok yang dulu ingin dia hancurkan kini benar-benar jatuh cinta. Satu cowok yang dulu mengabaikannya, sekarang mulai mengejar. Dan dia sama sekali tidak tahu siapa yang sebenarnya ingin dia pilih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines