
Seorang pemuda memiliki kemampuan di luar nalar manusia, ia memiliki kemampuan untuk dapat melihat sesuatu yang terjadi di masa mendatang atau masa depan. Ia mampu melihat itu semua hanya dengan melakukan kontak mata pada lawan bicaranya, Lalu bagaimana jika ia ingin melihat masa depannya? Cukup dengan menatap pantulan dirinya dalam cermin, namun hal itu bisa di kendalikannya seorang diri. Dalam arti jika ia mau melihat hal itu akan muncul, jika tidak ya tidak akan muncul. Memiliki kemampuan itu tidak selalu menguntungkan, pasalnya ia bisa saja menghindari kejadian buruk yang akan menimpanya sewaktu-waktu. Selain itu ia juga di anugerahi sedikit kemampuan untuk melihat sesuatu yang lampau, meski tak banyak.Tutti i diritti riservati
1 parte