Cukup!

Cukup!

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 3, 2022
Hidup layaknya seperti orang paling sengsara di dunia. Ditinggal pergi orang-orang kesayangannya, dibully, di permalukan oleh gadis pujaan hatinya yang ia agung-agungkan, di siksa oleh paman dan bibinya. Dunia memang penuh kejutan kadang baik kadang buruk Namun untuk kehidupan seorang Kavendra Dirgantara ? kemungkinan delapan puluh persen buruk dan sisanya baik untuk seumur hidupnya. Namun hampir semua hal-hal sial yang selama ini ia lalui seperti tidak ada yang logis ataupun bisa dicerna oleh akal sehat, dari mobil yang terlihat biasa saja namun tiba-tiba bisa menuju ke-arah sahabatnya yang saat itu sedang disebelahnya, sampai hal-hal yang menyangkut tentang hukum. Namun suatu ketika ia bertemu orang yang mencerahkan hidupnya dan membuatnya ingin mencari tau semua hal-hal buruk yang tidak logis yang membuatnya sengsara selama ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainbow
  • The Screat Of The Library
  • HANYA AKU DAN KAMU
  • Menyerah atau Bertahan?
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Nathalea
  • AETERNA  | Selesai✓
  • Antara Cinta Dan Takdir Semesta
  • YOUR EYES
Rainbow

''Chandra memang ingin melihat indahnya dunia, tapi jika dunia itu Chandra lihat tanpa kehadiran Mama rasanya akan sakit.'' -Chandra. Kehidupan kejam telah memisahkan Chandra si pemuda tunanetra dari sang ibu melewati gerbang maut. Sambil mengantarkan sepasang bola mata dengan harapan agar sang anak mampu melihat indahnya dunia jika sang ibu memberikannya pada Chandra ketika nyawa tak lagi berpihak pada sisa waktunya. Naas, harapan sang ibu tidak terkabul, bukan indahnya dunia yang Chandra dapat, melainkan dunia yang telah hancur menjadi sejuta kepingan kaca yang menusuk relung batinnya. Tak di sangka kepergian sang ibu membuatnya terluka tiap saat. Ia terluka berkat kata-kata hina yang terlontar dari lingkungannya. Dirinya pula terluka karena perundungan, pengasingan, serta hukuman yang di dapat pada tiap inci tubuhnya. Luka dari orang terdekatnya terutama pada rumah yang terlalu rusak untuk ia perbaiki saat ini. Bagaimana kisah perjuangannya? Mohon di simak cerita selanjutnya setelah kamu follow, bercandaa :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines