Cukup!

Cukup!

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 3, 2022
Hidup layaknya seperti orang paling sengsara di dunia. Ditinggal pergi orang-orang kesayangannya, dibully, di permalukan oleh gadis pujaan hatinya yang ia agung-agungkan, di siksa oleh paman dan bibinya. Dunia memang penuh kejutan kadang baik kadang buruk Namun untuk kehidupan seorang Kavendra Dirgantara ? kemungkinan delapan puluh persen buruk dan sisanya baik untuk seumur hidupnya. Namun hampir semua hal-hal sial yang selama ini ia lalui seperti tidak ada yang logis ataupun bisa dicerna oleh akal sehat, dari mobil yang terlihat biasa saja namun tiba-tiba bisa menuju ke-arah sahabatnya yang saat itu sedang disebelahnya, sampai hal-hal yang menyangkut tentang hukum. Namun suatu ketika ia bertemu orang yang mencerahkan hidupnya dan membuatnya ingin mencari tau semua hal-hal buruk yang tidak logis yang membuatnya sengsara selama ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Epiphany [Completed]
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Janji Seribu Bulan ✓
  • Rainbow
  • Perfect
  • Antara Cinta Dan Takdir Semesta
  • Takdir Kalea [Revisi]
  • AETERNA  | Selesai✓

Dara hidup dalam bayang-bayang masa lalu yang tak bisa dilupakan. Setelah orangtuanya bercerai, ia memilih kesendirian dan bekerja di kedai kopi sebagai pelarian dari dunia yang terasa semakin hampa. Kebiasaan buruknya-merokok, membolos, dan mengabaikan segala hal-menjadi caranya untuk melupakan bahwa cinta pernah menghancurkannya. Namun, ada satu orang yang tak pernah lelah hadir dalam hidupnya: Dhani. Kehadirannya tak pernah diinginkan, namun Dhani selalu datang, dengan kata-kata yang tak pernah bisa diterima. Nasihatnya seringkali membuat Dara marah, tapi entah mengapa, sesuatu dalam dirinya mulai tergerak. Tanpa sadar, Dhani mulai mengubahnya, perlahan mengingatkan Dara pada hal-hal yang telah lama ia lupakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines