CAHYO
  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 26, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
Sudah lewat empat puluh hari mati, tapi aku belum juga menjadi arwah dan terbang ke alam barzah. Sementara bau bangkai dari tubuhku sudah membuat seorang pemuda bernama Cahyo Adityo muntah-muntah. Kendati begitu, dia tetap mendekatiku. ........ Aku sebenarnya sudah mati, tapi entah mengapa roh tidak bisa keluar dari jasad. Aku menjadi sesuatu yang disebut mayat hidup. Aku urban legen yang hadir dalam realitas tanpa disadari oleh siapapun. Hanya kucing yang tahu kalau aku adalah mayat berjalan, dan anjing akan menggonggong ketika aku lewat. Tapi Cahyo Adityo sama pekanya dengan para hewan. Dia satu-satunya yang bisa mengendus bau bangkaiku. Aku berusaha menjaga jarak agar dia tidak terus-terusan mual dan muntah, tapi pemuda itu justru selalu mencari celah untuk mendekat.
All Rights Reserved
#371
absurd
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrating Into The Male Lead's Villainess Older Sister [END]
  • Marvarsha! Bertukar Jiwa
  • Kako Kara No Koibito [End]
  • Diary of R.C.E.A and the Ghost [2015]

Judul Asli:穿成男主的反派姐姐 Status:Completed Author:执灯夜行 Siyu pindah ke manhua dan menjadi saudara tiri pemimpin pria. Saudari itu memiliki tubuh rapuh yang sakit-sakitan, yang bahkan tidak bisa menahan embusan angin. Sayang sekali bahwa hatinya begitu kejam. Berkali-kali, dia mencoba membunuh pemeran utama pria dan wanita. Sampai akhirnya dia dibenci semua orang, ditinggalkan oleh semua orang yang dekat, dikutuk oleh orang-orang, dan meninggal sendirian dalam hujan pada suatu malam. Sekarang pertanyaannya adalah: bagaimana dia bisa tetap hidup dalam kedamaian sebagai wanita cantik yang sakit-sakitan yang selalu muntah darah tanpa alasan dan bisa mati kapan saja? Untungnya, Siyu segera menemukan bahwa dia bisa melihat keberuntungan orang lain. Jadi, selama orang lain di sekitarnya memiliki keberuntungan yang lebih baik daripada miliknya, dia bisa mengandalkan berkat mereka untuk memperpanjang hidupnya. Adapun dia ..... Siyu melihat ke cermin. Tidak peduli bagaimana dia melihatnya, orang di cermin sepertinya dia akan mati lebih awal. Itu tidak berlebihan. Jika Anda berbicara tentang nasib buruk, maka semua orang adalah sampah. Gelombangnya stabil; tidak peduli seberapa gila dia bermain, dia tidak akan mati! (~  ̄ ▽  ̄) ~ Sampai dia menemukan dewa besar yang ditakuti oleh semua orang Siyu: "Jangan, jangan dekati aku QAQ". Kelima Master Lu tersenyum lembut sementara manik-manik di tangannya hancur berkeping-keping, "Lari sekali lagi, dan aku akan mematahkan kakimu." Terjemahan from MTL

More details
WpActionLinkContent Guidelines