"Kau menyebalkan keriting! I hate you!"
"Kau juga menyebalkan jelek! But, I love you!"
"What?"
Laki-laki itu mendekatiku. Dekat dekat dan semakin dekat sampai-sampai aku bisa merasakan deru nafasnya didepan wajahku.
Dan...
"I really love you"
Gosh, he makes my heart beats faster.
...
"Awww"
"Lainkali, matamu digunakan nona."
Dasar laki-laki bodoh, jelas-jelas dia yang menabrakku. Saat aku hendak memarahinya dan aku berdiri menghadapnyaa...
"KAU?!!"
Oh God, his face, his emerald green eyes and his curly hair.
"Kau tidak berani menatap mataku. Kau mencintaiku. Kau bahkan sama sekali tidak menyukai Louis. Aku tau itu. Kau harus tau, aku sangat mencintaimu. Aku tau kau tadi berbohong, tapi itu cukup menyakitkan" Harry berhasil membuatku menatap matanya.
"Iya Harry. Aku mencintaimu. Kau tau itu, bahkan kau tidak perlu bertanya untuk mengetahui itu" ntah kenapa, air mataku tidak dapat terbendung. Mengalir begitu saja.