UNETERNEL

UNETERNEL

  • WpView
    Reads 173
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 2, 2023
Dalam waktu singkat, aku mengenalnya dan mencintainya. Dalam waktu singkat pula, dia berhasil merenggut separuh jiwaku bersamanya. Kemudian pergi menyisakan ku bersama separuh yang rapuh. Bersamamu, Aku tak akan lagi merasa takut. - Sinar Cahya Rembulan Bertemu dengannya, membuatku sadar jika penyembuh itu ada. Namun disaat yang bersamaan, aku juga sadar bahwa luka yang akan kuterima di kemudian hari akan terasa lebih sakit. Kau mengajarkanku bagaimana cara bahagia. - Bumi Kekal Sadajiwa Tidak, aku mencintainya bukan hanya sekedar sehari dua hari, sebulan dua bulan. Ini sudah berlalu satu tahun. Tapi kenapa dunia menamparku dengan hadirnya orang lain? Apa aku setidak sempurna itu? - Bintang Zuhair Surya
All Rights Reserved
#359
bulan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mentari Tanpa Sinar
  • Painful By Accident (Completed)
  • Our Home Lost in This House
  • BULAN (END)
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • Tiga Belas Misi ✔️
  • I Love You Ketos (END)
  • Awan Abu-Abu [END]
  • HeartBeat
  • Memories in Moon

Aku hanya seorang mentari yang kehilangan sinarnya, aku hanya ingin diperhatikan dan diperdulikan sekali saja, tapi mengapa takdir seolah memusuhiku? -Mentari Carramel Kalian selalu berkata "Bentar ya, Mama mau bacain dongeng buat Bulan," "Bentar ya, Papa mau nemenin Bulan tidur," "Bentar ya dek, Abang mau beliin Bulan ice cream," "Bentar ya, Mama takut penyakit Bulan kambuh, Mama mau jagain Bulan dulu, kamu main sendiri dulu ya," AKU KAPANNN!!!!!! SELALU SAJA BULAN BULAN DAN BULAN!!!!! Tapi mengapa setelah aku terbiasa dengan semuanya kalian malah manis kepadaku? sepi adalah sahabatku yang paling setia -Mentari Carramel Dan ini juga tentang Gava yang berstatus sebagai pacar Mentari pun mencintai kembarannya itu. Yang selalu terucap adalah "kamu lihat itu Bulan, dia baik, lemah lembut, penyayang, enggak kasar. Seharusnya kamu contoh kembaran kamu itu Tar," Aku lelah dengan ini semua, kapan kebahagiaan berpihak padaku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines