I FOUND U

I FOUND U

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 4, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Dia gadis sederhana dan lugu yang tumbuh dalam rasa kesepian. Sampai akhirnya ia bertemu sebuah luka, luka yang merubah segalanya. Dunia seketika menjadi kegelapan baginya, tak mampu menghadapinya justru ia terjerat dalam dunianya yang sangat berbalik dari keadaannya dulu. . . . . . Luka itu semakin dalam, ketika semua orang yang bersamanya terus membuatnya terluka. Lelaki mana yang harus ia percaya? Rumah yang seharusnya rumah, selalu tidak menjadi hal ternyaman untuknya. Sampai gadis itu menemukan sosok yang tak disangka akan menjadi rumahnya. Tempat ia diterima, obat dari segala obat untuk semua lukannya. " Udah mulai sok sibuk ya lo sekarang? kenapa? bosen ya sama gue yang udah kotor kaya gini?" kata gadis itu sarkas. " Bisa ga? lo ga overthinking sehari aja, gue beneran sibuk, gue tau lo trauma, cuma lo juga harus berusaha percaya sama gue, apa gunanya kalo cuma gue doang yang percaya sama lo?" balas lelaki itu tak terima. " Kalo gue percaya, lo yakin ga? buat ga matahin kepercayaan gue? . . . Akankah mereka bertahan sampai akhir? ternyata membangun kepercayaan setelah dipatahkan berkali kali memanglah sulit. Tapi pada akhirnya, semua akan kembali dan perlahan memudar ketika kita bertemu orang yang tepat.
All Rights Reserved
#45
tentangluka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You're Here, But Not For Me
  • Cerita Tentang Kita
  • Game of Hearts [REVISI]
  • Sisi Gelap Mantan Pacar-ku [TAMAT🌻]
  • Broken ?
  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • Amor Almira
  • False Hopes
  • ASMARALOKA || Love or Reality?
  • Become an Extra or Main Character [END]

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines