Agam Bhagawanta

Agam Bhagawanta

  • WpView
    Reads 240
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 1, 2022
- ; Jaehyun nct local Zeeya Clarinta sudah menyusun matang matang teori dan step apa saja yang akan ia lakukan untuk menghilangkan bayang bayang Agam Bhagawanta dari kepalanya. Minimal ia harus melupakan selama USP-BK berlangsung agar nilainya selamat. Tapi yang namanya-Agam entah kenapa di perasaan jiya, semakin ia mencoba acuh semakin Agam mendesak masuk dalam Indra penglihatan dan hatinya. Membuat Jiya kepalang gemas karena Agam tiba tiba jadi sering senyum kepada Jiya. Senyum manis, mengangkat alis seperti kode menyapa-dan sialnya, menghujami Jiya dengan segala tingkah di luar nalar yang mengakibatkan Jiya terombang ambing dalam teori yang sudah ia susun sendiri. Demi apapun, Agam benar benar berbahaya original copyright by @aiscattie 2022 boleh bantu share tapi jangan sampai nge-copy karya ku ya....
All Rights Reserved
#98
nctpink
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • Mafia Queen X Mafia king (Punishment for bad people)//END//
  • BAGASKARA [TERBIT]
  • ERLANGGA
  • KETUA ✔ | JAEROSÈ [END]
  • 𝙰𝚍𝚎𝚕𝚏é𝚜 (END)
  • You Are Worth [END]
  • CLAREZO TRANSMIGRATION (Ending)
  • Starlight |Na Jaemin|
  • Let's Be Together (selesai)

"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines