ELARA

ELARA

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 4, 2022
Bulan memerlukan bintang untuk menjadi sempurna saat menghiasi langit malam, begitu pun bintang yang tidak dapat menghiasi langit malam itu sendirian. Simbiosis mutualisme, begitulah kira-kira orang menyebutnya. Sama seperti kisah 2 orang manusia yang saling membutuhkan, namun tidak pernah sadar akan hal itu. Keduanya memiliki trauma masing-masing yang sangat mengganggu perjalanan cinta mereka. Apakah trauma itu bisa mereka lewati dan pada akhirnya mereka tetap bisa bersatu?
All Rights Reserved
#77
elara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEMESTA TAK MERESTUI
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • EXPLOIT (COMPLETED)
  • Langit Yang Sama
  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Bulan & Bintang

Nura Silviani tidak pernah membayangkan bahwa cinta yang tumbuh perlahan bisa hancur secepat itu. Arka datang sebagai angin tenang yang menghapus luka-luka lama, lalu berubah menjadi badai yang meluluhlantakkan semuanya. Mereka pernah saling percaya. Pernah saling membayangkan masa depan. Namun, kehidupan tak berjalan seindah rencana. Cinta diuji, luka disimpan, dan akhirnya-perpisahan menjadi akhir yang tak bisa dihindari. Saat Nura mencoba bertahan, Arka memilih melepaskan. Saat Nura menunggu di tengah gerimis, Arka menghilang dalam kabut diam. Semesta seperti tak ingin mereka bersama, meski hati masih saling menatap dari kejauhan. Dan bahkan setelah bertahun-tahun berlalu, perasaan itu tetap ada, tinggal di ruang paling sunyi dalam hati Nura. "Aku mencintaimu, bahkan saat semesta tak merestui."

More details
WpActionLinkContent Guidelines