Tangled Love

Tangled Love

  • WpView
    GELESEN 151,193
  • WpVote
    Stimmen 6,722
  • WpPart
    Teile 44
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Sa., Apr. 2, 2016
Kedua hati yang menyatu, menyisakan perih di lain hati. Kedua insan yang mencinta, memberi luka pada insan lainnya. Kedua rasa yang mengelilingi, menghapuskan rasa lain di sekitar. Memang selalu ada cobaan, rintangan, hambatan, halangan, di saat dimana rasa itu dibuktikan. Tak perlu menunggu lama untuk memastikan kalau rasa itu nyata, tidak semu, tidak juga pudar.Halangan yang berbeda, memberi kesan lain. Hambatan yang sama, selalu terlewati. Tinggal serumah dengan orang yang disuka memang jalan terbaik, tapi disaat itu juga pasti banyak cobaan yang menghalangi. Merelakan orang yang dicinta pergi juga menyakitkan, tetapi hanya itu jalan satu-satunya. Disaat semua hati memutar pada arah yang salah, akankah pada akhirnya kembali ke arah yang benar?
Alle Rechte vorbehalten
#614
miracle
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • BUKAN PILIHAN KU
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Kontradiksi Hati | ULAH & IMA
  • Jangan Ada Air Mata
  • Rumah
  • Cerita Kita[ENDING]
  • Cinta tak keliru (END)
  • The Day You Came [END]
  • [3] My Wife Stella

Cinta tak selalu dimenangkan oleh mereka yang saling mencintai tapi cinta itu tentang bagaimana cara kita ikhlas. Di balik cadarnya, Aisyah Humeyrah menyimpan luka yang tak terlihat-dijodohkan dengan pria dari mazhab berbeda, hidup dalam rumah yang sepi meski ada dua orang di dalamnya. Ia masih belum lulus dari pondok, tapi sudah harus menunaikan bakti sebagai istri. Sementara itu, Imam-pemuda yang mencintainya dalam diam-hanya mampu mencintai dari kejauhan, dengan doa yang tak pernah putus. Pernikahan yang awalnya tampak tenang berubah menjadi luka-luka kecil yang terus ditelan Aisyah dalam diam. Mas Hadi, suaminya, semakin sibuk dengan dunia sendiri, memperlakukannya seolah tak lebih dari pelengkap rumah. Di tengah keterasingan itu, Aisyah tetap mengajar, tetap belajar, dan tetap sabar. Tapi sampai kapan kesabaran bertahan jika cinta hanya berjalan satu arah? Ini adalah kisah dua insan yang terpisah oleh takdir, mazhab, dan dinding rumah yang tak memantulkan cinta. Tapi di antara sabar dan ikhlas, mereka belajar satu hal: bahwa mencintai bukan selalu memiliki, tapi mendoakan dalam senyap, hingga langit sendiri yang menjawab.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien