Mervori

Mervori

  • WpView
    Bacaan 18
  • WpVote
    Undian 5
  • WpPart
    Bahagian 4
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Jum, Jun 10, 2022
"Jadi jemput kan? Aku udah nunggu dari satu jam yang lalu." Kata Mysha melalui sambungan telepon, tangannya mengadah membiarkan rintik air mengenainya. "Maaf," Suara di seberang sana membuat Mysha tercekat, gadis cantik itu menghela nafas lalu tersenyum tipis. "Maaf?" "Aku gak bisa jemput kamu sekarang, aku lagi nemenin Aluna tadi dia telepon aku dia ketakutan dirumah sendiri makanya aku langsung kesini." "Terus aku? Kamu kemanain aku?" Tanya Mysha dengan nada getir. "Ya maaf lah Sha, kamu jangan egois dong. Aluna juga butuh aku, dia lagi sakit masa kamu tega biarin dia gitu aja." "Iya, maaf aku egois." Ucap Mysha, gadis itu menekan tombol merah lalu sambungan telepon pun terputus. Pandangannya lurus ke depan memandang hujan yang tak kunjung mereda. "Aku sabar untuk menunggu kamu berubah, Regan." *** Murni karya saya sendiri, percaya tidak percaya memikirkan alur cerita tidak semudah itu. Belajar untuk menghargai seseorang mulai dari sekarang.
Hak Cipta Terpelihara
#321
venus
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Garis Takdir Nesha (TERBIT)
  • Eramnesia
  • DIRA  [HIATUS DULU]
  • Only You [Slow Update]
  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • My Friend and My Bestfriend
  • Kelas A [End]
  • ALYA (END)
  • The Special Class
  • No Longer Mate

"Kalau kamu kangen, kenapa kamu gak nyusul aja bunda kamu? Supaya kangen kamu hilang!" "Itu udah takdir, pa. Kalau ada pilihan, Nesha bakal membiarkan Nesha aja yang di tabrak." "Gue udah pernah bilang kan ke lo, jangan terlalu percaya sama seseorang. Termasuk sahabat lo sendiri." "Lo tega, Viona. Gue bener-bener nggak nyangka." "Jadi sekarang hubungan kita kayak gimana?" "Kamu pantes dapetin cowok yang lebih baik dari aku, Sha." "Raf, gue mohon lo tetap bertahan ya." "Senyum dulu dong! Gue mau liat untuk terakhir kalinya senyuman manis lo." PLAGIAT MENJAUH!! ⚠Don't copy my work.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi