Untuk Ganta
  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 23, 2023
"Semesta aku titip Ganta ya, soalnya Ganta gak mau aku jagain lagi. Kalau Ganta nakal hukum saja dia tapi jangan sampai buat dia merasakan kesakitan. Karena... aku menyanyanginya semesta." xβ€’xβ€’x Ketika hubungan berakhir seharusnya semua juga harus berakhir, tapi tidak untuk Jenna. Lewat mimpi dan juga catatan kecilnya, ia menuliskan semua perasaannya ke dalam sana. Untuk semua orang Jenna adalah sosok yang paling kuat dan bisa diandalkan, namun untuk para sahabatnya Jenna hanyalah ruang kosong yang mencoba mencari sesuatu untuk memenuhi kembali hidupnya. Kesedihan yang tidak orang lain lihat adalah hal paling menyakitkan untuknya. Β©littletinkerbellss 2022
All Rights Reserved
#216
real
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eshal Renjana (Lengkap)βœ”
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • Our Happy Ending | Jeno-Karina ( βœ” )
  • I Promise - Haechan [TERBIT]
  • Rain's Love (REVISI)
  • ARZIO [SELESAI]
  • CLAURARISA [COMPLETED]
  • Bertemu Lagi Nanti (Nct Dream)

"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines