Sosiologi vs Matematika

Sosiologi vs Matematika

  • WpView
    LETTURE 0
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, giu 29, 2022
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Pertemuan remaja SMA yang tidak disengaja, memberanikan diri untuk mencari tau apa nama instagramnya. "Untuk apa mendekatiku kalau kamu sendiri masih pengen bebas?" -- "Aku ga sengaja nyomblangin mereka" -- "Apa ini karma ku ya?" -- "KAMU TAU GAK!? AKU TIAP MALEM NANGIS MIKIRIN INI, AKU HARUS GIMANA!! KAMU GA PERNAH MIKIR YA?!" Sejak saat itu perubahan nya semakin drastis, bagaimana melody bisa bertahan dengan suasana yang menekan nya untuk menyudahi semua nya. "Kamu sabar dulu bisa gak?!! aku lagi berusaha anj*ng!" Di sisi lain, dengan elemen yang sama sama api apakah ada kemungkinan hubungan itu tetap berjalan? "Bangsat lo Ndy!!" --- "Lo kenapa sih sok banget nyomblangin mereka!?" Semakin panas saja kisahnya, membuat masing masing dari mereka mencari ketenangannya sendiri. Dengan perdebatan yang memerangi batin, tidak saling terbuka membuat mereka jauh. "Aku sayang sama kamu mel, tapi waktunya yang salah!" -- "Kenapa masih ada dia??" dia siapa? - lanjut baca aja yuk -
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • My Panda
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Rinai
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Disguise... [END]
  • CEZALINE
  • LOVE STORY QIANARRA

!!!WARNING!!! BACALAH NOVEL INI SENDIRIAN JIKA TIDAK INGIN DI ANGGAP SEBAGAI ORANG GILA! Karena kesalahpahaman, Ana dipaksa menikah dengan seorang pria yang terpaut jauh dengan usianya. Dan siapa sangka, pria yang di nikahinya itu adalah seorang duda anak satu dan parahnya lagi dia adalah sahabat ibunya yang dulu sangat mencintai ibu Ana. Keduanya hidup bagai seekor kucing&tikus, setiap saat ada saja masalah yang diributkan. "Tolong-tolong, ada om-om cabul. Aku mau di nodai, tolong-tolong! Hmppp..." "Saya tadi ingin membopong kamu, karena kamu tidurnya ngebo! Dibangunin berulang kali tidak mempan. Seharusnya kamu seneng, ada yang perhatian sama kamu bukan malah menuduh saya pria cabul!" Sentak Aldi dengan nada membisik di telinga Ana. "Dengar yaa, om-om cabul aku sungguh tidak berharap digendong oleh dirimu. Lain kali gak usah nyari kesempatan dalam kesempitan!" Bentak Ana. "Hei, kamu itu dikasih hati malah ngelunjak minta cinta. Saya tidak minat berbuat lebih pada tubuh kecil, tepos, bodi bambu, depan belakang rata, muka pas-pasan pula. Jadi kaya apa nanti anakku kalo saya nikah dan suka sama kamu." "Heiii, huh huh.." dengan napas tersengal-sengal dan jari menunjuk wajah Aldi. "Siapa juga yang minta cinta dan kawin sama om cabul kaya kamu?! Dasar om-om tua, keriput, pelit, medit, cabul---"

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti