NAYA AL-GHIFARI

NAYA AL-GHIFARI

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 15, 2022
Naya berjalan menuju masjid Al-Ikhlas " Naya" panggil lelaki itu dengan suara lantang ia menoleh ke sumber suara dan menatap sekilas lelaki yg memanggilnya " assalamualaikum" tambah lelaki itu yg bernama Aditya "waalaikumsallam, ada apa? " tanpa menatap Aditya. "naya_ " Aditya menggantung ucapan nya. Naya masih menunggu ia melanjutkan ucapannya. ia menghela nafas " knpa kamu tidak pernah menerima ajakan saya untuk ta'aruf nay?, apa karna laki-laki yg menunggumu di Jakarta?" tanya nya. Naya menggeleng "Allah yang akan menjawab pertanyaan kamu" balas Naya. " saya permisi, Assalamualaikum" tambah Naya. "waalaikumsallam" jawab Aditya. ' lalu apa alasanmu menolak saya nay?, Allah lah yang tau perjuangan saya untuk mendapatkan kamu ' ucap nya dalam hati. ### di usahakan up seminggu 4-3 selalu tungguin update nyaa yaakk 😁🙏
All Rights Reserved
#291
santri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ijbar [Selesai]
  • Felicity [On Going]
  • 𝓑𝓲𝓭𝓪𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓢𝓮𝓽𝓮𝓰𝓪𝓻 𝓚𝓪𝓻𝓪𝓷𝓰(PROSES REVISI)
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • ABIJIA
  • Oh, My Sugarman
  • Story Nisya
  • You're My Alhamdulillah
  • ZuNaya
  • MANA JANJI MU GUS?!

Aza tak menyangka akan di pertemukan kembali dengan Altha, di saat dia sudah hampir melupakan laki-laki itu. Terlebih fakta mengejutkan, Altha merupakan penerus utama pondok pesantren yang ia tinggali. Aza cukup tahu diri, ia sudah biasa menelan kecewa, egois jika ia tetap menerobos maju di saat dirinya selalu di pandang sebelah mata oleh warga pondok. Namun satu hal yang membuat Aza bimbang, sifat Altha, perilaku Altha, yang berubah drastis dari terakhir kali mereka bertemu. "Cuma kita berdua doang Gus yang di sini?" "Emang kenapa?" "Padahal dulu Gus sering ngingetin Aza kalo kita bukan muhrim, apalagi berduaan kaya gini." "Itukan dulu, sekarang nggak lagi. Saya kaya gini juga ke kamu doang kok." "Sikap Gus yang kaya gini bikin Aza bingung tau." "Simpan aja rasa penasaran kamu sampai saya bisa menjawabnya." ***** Sebenarnya ada hubungan apa di antara mereka berdua? Akankah Aza tetap maju, atau malah mundur menjauh dan tetap berdiri di maqomnya? __________________________________ IG penulis : elkyeee001 Cover by : Cistyart __________________________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines