Enggal Amerta- On Going

Enggal Amerta- On Going

  • WpView
    Reads 385
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 29, 2023
"Gimana ya kalo kita masuk ke dunia fantasi kaya Minecraft ini?" Tanya Jie "Seru sih pasti, tapi yakin lah mending hidup normal dibumi kek sekarang aja" Jaeson menjawab. "Bener.. bayangin kamu masuk ke dunia minecraft ketemu zombie, creeper, skeleton dan monster lainnya. Apa ga ketar ketir kamu Ji" Saut Zeno. --------------------------------- "Jun coba keluarin buku diarymu deh, siapa tau ada sesuatu" "Tulisan apaan nih" "Bentar kalian ga bisa baca tulisannya?" tanyaku "Kamu bisa Jun?" "Eh bisa nih, coba ku bacain ya" _________________________________ ԲԱՐԻ ԳԱԼՈՒՍՏ ԱՇԽԱՐՀ (Selamat datang di overworld) առաջին մաս (Bagian satu) Ես կօգնեմ միսս և միսս ընկերներին գոյատևել այս աշխարհում. (saya akan membantu tuan dan teman-teman tuan bertahan hidup didunia ini.) Այս աշխարհը մի փոքր նման է բջջային խաղին, որը դուք հաճախ եք խաղում, այն է՝ կերաջինան թամբանգ (dunia ini sedikit mirip dengan game mobile yang sering tuan mainkan yaitu minecraft.) ________________________________ Ayo ikuti petualangan Juna dan kawan kawan di dunia baru [ENGGAL AMERTA] Jangan berhenti dulu di chap 1 ya, coba baca part yang lain dulu, honestly aku juga merasa chap 1 radak cringe Jaemin-Renjun-Jeno-Chenle-Jisung-Mark-Haechan
All Rights Reserved
#158
minecraft
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's Always Been You✔️
  • CHAOS || Ticket Hero X Oc Male Minerva
  • Renjun- NCT DREAM
  • 7 Guru Privat. [Dream] [엔시티 드림 X 노 윤아]
  • New Universe : Transmigration
  • GEVRONZ
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • Sergio | Haechan
  • ✔ Dilemme XXX [NoRen] Revisi

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines