Her Past
  • WpView
    Прочтений 285
  • WpVote
    Голосов 25
  • WpPart
    Частей 1
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published срд, июн. 8, 2022
Nada memang mencintai Sean. SANGAT! Tapi satu hal yang masih menjadi dilema dan rasa bersalah Nada kepada Sean. Bahwa Nada masih mencintai masa lalunya. Gadis itu tau, bahwa ia tidak akan bisa bertahan dengan Sean jika hatinya masih saja terbagi. Bertahun - tahun ia mencoba untuk melupakan masa lalunya, tetapi bayang - bayang masa lalu itu selalu hadir bahkan dalam mimpinya. Setiap hari ada saja yang menjadi pemicu permasalahan dalam hubungan mereka. Nada pikir ini semua karena sifat ia dan Sean yang menurutnya terlalu berbeda. Nada selalu meyakini dirinya bahwa ia telah sepenuhnya move on dari masa lalunya. Sampai saat dimana ia menyadari bahwa hatinya tak hanya dipenuhi oleh Sean, tapi juga masa lalunya. Akankah akhirnya Nada bisa mencintai Sean sepenuhnya?
Все права сохранены
#3
wangice
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • It's Always Been You✔️
  • Walk You Home 🌿 [END]
  • KEPERGIAN SENJA
  • (N)ever Be Real [END]
  • Love Letters [END]
  • SHADOWS
  • My Regret
  • Biantara | Lee Jeno
  • Cold Girl VS Bad Boy

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту