My Diary

My Diary

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 19, 2023
Semua kisah yang telah tertulis dalam cerita ini, adalah sebuah penggalan kisah yang seorang gadis alami semenjak menginjak umur 17 tahun. Dia harus menghadapi banyaknya hujaman, badai dan terpaan yang entah kapan akan selesai. Lagi, kisah dimana dia mencapai goals yang selama ini dia tuliskan dalam list kehidupan nya untuk dicapai. Cita cita nya bukan lah sekedar profesi yang menunjang finansial, namun yang gadis itu inginkan ialah sebuah profesi atau fashion yang dimana adalah hobinya dan saat dia menjalankan nya ada rasa kesenangan tersendiri untuk melakukannya tanpa rasa beban sama sekali. Penasaran gak sih sama kisah kisah dari gadis tersebut? tapi kalo gak suka gapapa juga sih, tapi jangan lupa kasih bintang okeyy.. Mydiary
All Rights Reserved
#7
besti
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Between (On going)
  • ELGITA  (TERBIT)
  • WAKE UP, LOVE (TAMAT)
  • HARSA || Langit Dan Laut [Hiatus]
  • Cokelat Kacang [Selesai] [TIDAK REVISI]
  • you
  • DENNIES

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines