santrimu ratumu

santrimu ratumu

  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 4, 2023
Lelaki itu menggenggam erat tangan gadisnya yang mulai memucat. "Bertahan sayang kamu pasti bisa,"ujar lelaki itu. Sedangkan gadis yang kini berlumuran darah di bajunya terutama pada bekas tusukan itu terbaring tak sadarkan diri. Ambulans melaju dengan cepat dengan sirine yang terus berbunyi,meskipun tengah malam entah mengapa jalanan tak kunjung sepi,tak biasanya begini. "Maafkan saya yang tidak bisa menjaga mu Qiana,"ucapnya makin terisak. "Masih jauh pak?"tanya gus Aidan. Sopir ambulan itu menggeleng,"kurang 10 menit lagi pak,"jawabnya spontan. "Tolong di percepat,"titah kakak dari gadis itu. "Baik,"tandasnya lalu pak sopir tancap gas kebetulan mereka sudah memasuki jalan yang mulai sepi. *** Seorang wanita tersenyum lebar pada gadis yang berdiri jauh di depannya,gadis itu menatapnya kaget entah mengapa dia sangat terkejut melihat seseorang yang di cintainya yang telah lama pergi sekarang berada tepat di depannya. "Ini beneran bunda?"tanya Qiana benjalan mendekat pada wanita itu niatnya sih ingin memeluk bunda tercintanya yang telah lama tiada. Wanita itu mengangguk seraya mengulurkan tangan. Gadis itu berlari menghampiri Wanita bergamis putih itu,"bunda Qiana kangen,"ujarnya seraya memeluk erat dengan air mata yang tak terasa mengalir. "Bunda jangan pergi lagi," "Qiana gak mau bunda pergi untuk yang ke dua kalinya," "Qiana maunya sama bunda,"ucap Qiana. "QIANA?!"suara bariton terdengar jelas di telinganya. "QIANA kamu sudah sadar?"lagi-lagi suara bariton itu terdengar. Ia memejamkan matanya perlahan membukanya kembali,pengelihatannya samar samar tetapi lama-lama menjadi jelas kembali,sinar lampu yang menyilaukan membuat Qiana sedikit menyipitkan matanya. "Alhamdulillah Qiana kamu sudah sadar,"seru gus Faeyza dengan air mata terharu. Tak ada tenaga untuk berbicara,hanya saja ia melihat dokter yang tengah memeriksa keadaannya dan gus Faeyza yang tersenyum lega. ***
All Rights Reserved
#501
santri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tuntun Aku Gus! (End)
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • Gus Rizal My Husband [HIATUS]
  • SANTRI PILIHAN ABAH YAI
  • Menikahinya Dalam Diam (On Going)
  • Pertemuan di balik Pagar Pesantren
  • The ArYan
  • 10. Saktah
  • CINTA UNTUK ALYA
  • Seindah Senja Kala Hujan

Assalamualaikum Reader ☺️ Jadi ini adalah cerita pertama yang aku buat. Kalau ada yg typo atau yg nggak nyambung mohon di maklumi yah 🥲. Semoga betah yah☺️ Selamat membaca🌟 Jangan lupa vote komen dan share cerita ini ke teman teman kalian ya Reader 👍 Cerita ini tentang seorang gadis SMA yang selalu berpenampilan cantik dengan gamis yang menutupi tubuh cantiknya,jilbab yang panjang sehingga membuat kecantikan gadis itu bertambah. Alis yang tebal,pipi yang caby,dan mata coklat yang membuat para orang orang yang melihatnya tertarik akan paras gadis SMA itu. Gadis yang masih fakir ilmu,iman naik turun,tapi gadis ini sangat taat kepada Allah, dan berbakti kepada kedua orang tua. Hingga pada saat lulus dari sekolah menengah atas,ia di pertemukan dan dijodohkan oleh seorang Gus yang berada di sebuah pesantren terkenal. Gus dengan postur tubuh yang tegas dan wajah yang tampan. Alis yang hitam lekat, hidung yang mancung dan kulit yang putih. Gus yang Sholeh dan memiliki banyak penggemar di kalangan pesantren Al awwal. Karena ke sholehan nya dan cara nya menghargai seorang perempuan. Baca kelengkapan ceritanya🔰🥰

More details
WpActionLinkContent Guidelines